Ide Golf Charity 2026, Idepreneurs Club Gandeng Pengusaha dan Dubes Negara Sahabat

Ide Golf Charity 2026, Idepreneurs Club Gandeng Pengusaha dan Dubes Negara Sahabat
Prianto Indra, pendiri Idepreneurs Club memberikan penghargaan kepada para juara kategori Senior Best Gross Overall di Aula Modern Golf and Country Club Modernland, Kota Tangerang, Jumat (17/7). Foto Dhuyuf/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Idepreneurs Club kembali menggelar Ide Golf Charity 2026 yang memasuki penyelenggaraan tahun kelima. Mengusung tema “Kalau Birdie, Jangan Lupa Berbagi”, turnamen golf amal ini menjadi ajang mempertemukan pengusaha, tokoh nasional, mitra bisnis, hingga para duta besar negara sahabat dalam semangat berbagi dan memperkuat kolaborasi.

Kegiatan yang berlangsung di Modern Golf and Country Club, Modernland, Kota Tangerang, Jumat 17 Juli 2026, dihadiri diplomat dari Korea Selatan, Kamboja, Laos, Thailand, Georgia, Seychelles, serta sejumlah negara sahabat lainnya. Kehadiran mereka menjadikan kegiatan ini bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga ruang membangun jejaring internasional dan peluang kerja sama lintas sektor.

Bacaan Lainnya

Pendiri Idepreneurs Club, Prianto Indra, mengatakan sejak awal kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi dunia usaha bagi masyarakat. Dana yang terkumpul dari turnamen akan disalurkan untuk membantu renovasi sekolah, rumah ibadah, hingga berbagai fasilitas umum.

“Hasil dari Charity Golf ini kami sumbangkan untuk merenovasi sekolah, masjid, gereja, fasilitas umum, dan juga membantu masyarakat,” ujar Prianto.

Ia menjelaskan, kegiatan sosial tersebut telah dilakukan secara berkelanjutan. Tahun lalu, bantuan difokuskan untuk renovasi sekolah di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih minim fasilitas, termasuk belum teraliri listrik.

Tahun ini, bantuan akan diarahkan ke Provinsi Bengkulu, Sumatra, dengan fokus pada renovasi sekolah agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih layak.

“Khususnya di Bengkulu ada sekolah yang akan kami renovasi. Tahun sebelumnya kami ke NTT, ada sekolah di pedalaman yang belum memiliki listrik. Kali ini kami akan membantu di Bengkulu,” katanya.

Prianto berharap semakin banyak pengusaha muda yang tergerak untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial, sehingga keberhasilan bisnis juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Umum Idepreneurs Club, Vincent Witarsha, menambahkan tema kegiatan tahun ini adalah “Charity for Sumatra” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Harapannya melalui acara ini kita dapat saling berbagi kepada teman-teman kita yang membutuhkan di daerah Sumatra,” ujarnya.

Menurut Vincent, kolaborasi antara pengusaha, diplomat, dan berbagai pihak menjadi kekuatan penting untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas bisnis.

Sementara itu, Pembina Idepreneurs Club yang juga Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan pengusaha tidak hanya dituntut mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Ia menyebut Idepreneurs Club telah berkembang dari komunitas kecil menjadi wadah yang menaungi ribuan pelaku usaha dari berbagai skala bisnis.

“Dari satu, dua, tiga orang, sekarang sudah ribuan orang. Mulai dari skala bisnis yang paling kecil sampai akhirnya berkembang menjadi menengah dan besar,” ungkap Sultan.

Menurutnya, kehadiran para duta besar dan tokoh nasional dalam Ide Golf Charity menjadi bukti pentingnya membangun hubungan, persahabatan, serta kolaborasi yang dapat melahirkan kerja sama bisnis maupun aksi sosial.

“Salah satu hal paling penting dalam hidup kita adalah hubungan dan persahabatan. Itu yang paling saya jaga,” katanya.

Rangkaian Ide Golf Charity 2026 diawali dengan turnamen golf, dilanjutkan gala dinner bersama para tamu undangan dan diplomat negara sahabat, kemudian ditutup dengan kegiatan penggalangan dana untuk mendukung renovasi fasilitas pendidikan di Bengkulu.

Melalui kegiatan ini, Idepreneurs Club menegaskan bahwa dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berperan aktif menghadirkan manfaat dan perubahan positif bagi masyarakat. (*)

Pos terkait