SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – DPRD Kabupaten Serang, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, mengalokasikan anggaran pembangunan gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang pada 2027.
Permintaan tersebut mencuat dalam rapat bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, dengan DPUPR Kabupaten Serang, yang membahas evaluasi kegiatan yang sedang berjalan di triwulan kedua tahun 2026, dan berkenaan dengan rencana KUA-PPAS mitra kerja komisi IV agar diekspos.
Menanggapi hal tersebut, Kepala DPUPR Kabupaten Serang Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan, dalam ekspos KUA-PPAS tidak ada rencana pembangunan lanjutan untuk Puspemkab Serang, yang membuat Komisi IV DPRD Kabupaten Serang mempertanyakan hal tersebut.
Tidak adanya pembangunan lanjutan di Puspemkab Serang, karena masalah keterbatasan anggaran serta kebutuhan atas keinginan dari masyarakat sangat banyak yang sifatnya harus diprioritaskan.
“Seperti penanganan jalan rusak, jembatan yang belum tuntas, ketahanan pangan, masalah banjir, sampah, sanitasi, pelayanan air minum, dan lain sebagainya. Tapi pihak Komisi IV tetap ingin mendorong Puspemkab tetap dilanjutkan, karena adanya desakan dari Pemkot Serang soal aset,” katanya saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu, Jumat 17 Juli 2026.
Ronny mengaku, akan berupaya mengusahakan kelanjutan pembangunan gedung OPD di Puspemkab Serang, meskipun bakal ada kegiatan lain yang anggarannya dipangkas atau dipending.
Jika dilihat dari hasil pembangunan gedung OPD yang sudah terbangun, membutuhkan anggaran sekitar Rp15 sampai Rp20 miliar untuk satu gedung.
“Anggaran segitu sudah sampai selesai finishing, sudah dengan mebeler, dan lainnya hanya tinggal ditempati saja. Namun akan kita usahakan ya, melihat kondisi anggaran yang kita miliki,” ujarnya.
Terkait soal Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2027, kata Ronny, kemungkinan akan diberikan namun pihaknya belum dapat kepastian besaran anggaran yang diberikan Pemprov Banten.
“Mudah-mudahan ada suntikan bantuan dana dari Pemprov Banten, kalau ada berarti ada kesempatan untuk kebutuhan pembangunan OPD di Puspemkab Serang,” ucapnya.
Disinggung soal ukuran gedung OPD Puspemkab Serang yang dinilai terlalu besar, Ronny menjelaskan, gedung yang sudah terbangun ini berdasarkan hasil analisa kebutuhan dari setiap OPD, serta berdasarkan hasil desain yang sudah diperhitungkan dengan matang.
“Gedung yang sudah dibangun itu sudah paling ideal, untuk kedepannya mungkin dari sisi luasannya akan dipertahankan, namun akan ada beberapa spek yang dikurangi, supaya bisa menyesuaikan kondisi keuangan yang ada,” tuturnya. (*)











