Wali Kota Sachrudin Sebut Sekolah Adiwiyata Investasi Jangka Panjang

DLH Kota Tangerang bersama Dindik menyosialisasikan sekaligus meluncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup di Lingkungan Sekolah. Kegiatan peluncuran tersebut dilaksanakan di Ruang Al-Amanah, Puspemkot Tangerang, Selasa, 9 Juni 2026.

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mendorong program Sekolah Adiwiyata bukan sekadar pemenuhan indikator akademis, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus bangsa. Hal itu disampaikan dalam sambutannya saat sosialisasi Sekolah Adiwiyata sekaligus meluncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup di Lingkungan Sekolah. Kegiatan peluncuran tersebut dilaksanakan di Ruang Al-Amanah, Puspemkot Tangerang, Selasa, 9 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

“Menciptakan perilaku ramah lingkungan hidup khususnya di sekolah ini begitu penting, karena menjadi investasi kita kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan kesehatan,” ujar Sachrudin seusai acara.

Menurut dia, kesehatan masyarakat sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan hidup. Oleh karena itu, pembentukan karakter berbasis lingkungan harus di internalisasi sejak dini agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa.

“Bagaimana anak-anak muda, generasi penerus bangsa ini mempunyai perilaku yang bersih dan sehat. Kebiasaan ini harus diterapkan bukan hanya di sekolah-sekolah saja, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal mereka sehari-hari,” tegas Sachrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada bulan Juni. Suksesnya agenda ini tidak lepas dari sinergi kuat antarinstansi di Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, kegiatan kami ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan juga dari Kementerian Agama Kota Tangerang dalam melaksanakan sosialisasi dan launching lomba ini,” ujar Wawan.

“Tentunya kami terus menjalin kemitraan dan berkolaborasi khususnya dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, bersih dan sehat,” ujar Wawan.

Menurut dia, kerja sama ini huna memastikan seluruh satuan pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) bergerak bersama mewujudkan Sekolah Adiwiyata di Kota Tangerang.

Wawan menyebut, hingga saat ini, pihaknya mencatat lebih dari 500 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Tangerang telah mengikuti program Adiwiyata. Hal itu menunjukan antusiasme sekolah di Kota Tangerang dalam menerapkan program ramah lingkungan cukup sangat tinggi.

Ia memastikan seluruh sekolah di Kota Tangerang tanpa terkecuali mengadopsi program ini. Hal itu guna keberlanjutan menciptakan sekolah ramah lingkungan.

“Kita akan terus dorong, baik di tingkat SD maupun SMP untuk ikut program Sekolah Adiwiyata ini. Banyak kebermanfaatan yang didapat, baik untuk sekolahnya sendiri maupun bagi para siswa,” pungkasnya.

Wawan menambahkan, melalui Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi objek edukasi, melainkan mampu bertransformasi menjadi agen lingkungan hidup yang membawa dampak positif di sekolah maupun di lingkungan rumah mereka masing-masing.(*)

 

Pos terkait