TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah warga di Kampung Gudang, Desa Pasir Nangka.
Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah milik warga bernama Pepen di RT 04/06 mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa yang terjadi menjelang malam itu sempat membuat warga sekitar panik. Batang pohon yang cukup besar roboh tepat di atas bangunan rumah, menghantam atap hingga ringsek. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Mendapat laporan kejadian, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, langsung turun ke lokasi pada Senin malam untuk memastikan kondisi korban sekaligus memantau proses evakuasi.
“Malam ini saya berada di kediaman Pak Pepen, yang juga teman masa kecil saya. Sore tadi cuaca memang cukup ekstrem, hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang tepat di atas rumah beliau,” ujar Cucu saat meninjau lokasi, Senin 13 April 2026.
Cucu mengungkapkan, proses penanganan berjalan cepat berkat kerja sama tim gabungan. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang bersama petugas teknis PLN langsung bergerak mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan bahaya lanjutan.
“Alhamdulillah, kesigapan BPBD luar biasa. Begitu juga dengan PLN yang langsung hadir mengamankan instalasi listrik. Malam ini proses evakuasi kabel dan pembersihan dahan besar sudah tuntas dilakukan,” jelasnya.
Selain petugas, proses evakuasi juga dibantu Karang Taruna Desa Pasir Nangka dan warga sekitar yang bahu-membahu membersihkan puing-puing pohon secara gotong royong. Kebersamaan warga terlihat sejak awal kejadian hingga proses pembersihan selesai.
Dari hasil peninjauan, kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap rumah yang membutuhkan perbaikan segera. Cucu memastikan pihaknya akan segera mengupayakan bantuan bagi korban.
“Besok saya akan melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak terkait agar Pak Pepen bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Kami berharap keluarga bisa bersabar menghadapi ujian ini,” pungkasnya.
Sementara itu, demi alasan keselamatan, aliran listrik di sekitar lokasi masih dipadamkan sementara. Petugas PLN menjadwalkan listrik kembali normal pada Selasa, 14 April 2026 pagi setelah proses perbaikan jaringan selesai dilakukan. (*)
Reporter: Dani mukarom











