PKB Kabupaten Tangerang Dorong Transformasi Pesantren, Fokus Sanitasi dan Asrama Santri

Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, Mohammad Nur Kholis saat diwawancarai beberapa waktu lalu. FOTO DANI MUKAROM

 

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang mendorong transformasi pesantren melalui peningkatan sanitasi dan pembangunan fasilitas asrama santri. Program tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan peran pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, Mohammad Nur Kholis, mengatakan transformasi pesantren merupakan arahan langsung dari DPP PKB melalui Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Salah satu perhatian utama adalah kondisi sanitasi di lingkungan pondok pesantren yang masih perlu ditingkatkan.

“Transformasi pesantren ini arahan dari Ketum kita, Gus Muhaimin. Beliau melihat masih banyak pesantren yang sanitasinya kurang baik, sehingga santri rentan mengalami penyakit kulit. Maka sanitasi harus diperbaiki agar pesantren semakin nyaman dan sehat,” ujar Nur Kholis, Senin 13 April 2026.

Menurutnya, peningkatan kualitas sanitasi pesantren juga bertujuan mengubah pandangan masyarakat terhadap pesantren. Lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan membuat santri lebih nyaman dalam menempuh pendidikan.

“Kadang santri tidak betah di pesantren karena faktor kebersihan. Kalau sanitasi baik, pesantren akan semakin diminati dan tidak lagi dipandang sebelah mata,” katanya.

Nur Kholis mengungkapkan, PKB Kabupaten Tangerang sebenarnya telah lebih dulu menjalankan program sanitasi pesantren melalui program Sanitren. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau ratusan pesantren di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Di Kabupaten Tangerang kita sudah punya program Sanitren. Sudah lebih dari 700 pesantren yang mendapatkan bantuan sanitasi,” jelasnya.

Selain Sanitren, PKB juga mendorong pembangunan fasilitas asrama melalui program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren). Tahun ini, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 200 titik pesantren.

“Tahun ini juga ada program Aspontren. Insyaallah sekitar 200 titik pondok pesantren akan mendapatkan bantuan pembangunan asrama,” ungkapnya.

Untuk memperkuat program transformasi pesantren, Nur Kholis meminta seluruh kader PKB, mulai dari tingkat ranting, PAC hingga anggota dewan, untuk melakukan pendataan pesantren yang masih membutuhkan bantuan.

“Kita minta seluruh kader mendata pesantren yang masih membutuhkan sarana air bersih dan sanitasi. Nanti bisa diusulkan melalui pokok-pokok pikiran dewan,” katanya.

Ia berharap transformasi pesantren tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan santri di Kabupaten Tangerang.

“Harapannya pesantren di Kabupaten Tangerang semakin maju, santrinya sehat, dan kualitas pendidikannya semakin baik,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait