DPR Gali Potensi Kepariwisataan di Kota Tangerang

Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono dan Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan saat diwawancarai, Senin, 13 April 2026.

 

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepariwisataan di Kota Tangerang perlu dilakukan digali dan di optimalisasi. Mengingat, Kota Tangerang merupakan salah satu kota penyangga Ibu Kota Negara yang sangat strategis yang memiliki Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal itu diungkapkan Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, dalam kunjungan spesifik, di ruang Akhlakul, Puspemkot Tangerang, Senin, 13 April 2026.

Bacaan Lainnya

Mukaromah mengatakan, pihaknya melaksanakan kunjungan spesifik ke Kota Tangerang dalam upaya melakukan pengawasan, sejauh mana Kota Tangerang menyiapkan dan melaksanakan konsep kepariwisataan selama ini.

“Tentunya dengan landasan perubahan UU No18/2025 ini tentang ekosistem kepariwisataan yang memang kita harapkan bisa berjalan di semua daerah. Kota Tangerang sebagai kota yang terdekat dengan Ibu Kota Negara, saya rasa punya posisi yang sangat strategis dalam menggali kepariwisataan lebih optimal lagi,” ujar Siti Mukaromah.

Ia menyampaikan, Komisi VII DPR RI berniat mencarikan solusi agar Kota Tangerang dapat mengoptimalkan kepariwisataan, baik destinasi alam buatan atau pariwisata religi maupun wisata kuliner. Sebab, selama ini Kota Tangerang hanya menjadi daerah transit sektor pariwisata. Akibatnya, masyarakat tidak menikmati dan merasakan dampak kemajuan ekonomi.

Menurutnya, letak Kota Tangerang sangat strategis seharusnya dapat memanfaatkan kelebihan tersebut. Ia berharap, banyak hal yang bisa disiapkan oleh Kota Tangerang guna menjawab tantangan pengembangan globalisasi.

“Kita harapkan Kota Tangerang ini kan kota terdekat dengan ibu kota yang dapat menikmati atau merasakan kemajuannya serta kesejahteraannya itu untuk masyarakat secara umum, secara menyeluruh yang ada di Kota Tangerang,” ucap Mukaromah.

“Jika berbicara tentang pemerintahan ekonomi, maka yang terdekat jangan sampai terlewatkan harus menjadi bagian dari yang mendapatkan kemanfaatan itu. Nah disisi itu kita ingin, bahwa kepariwisataan bisa menjadi bagian yang kita angkat untuk pemerintahan ekonomi itu betul-betul dirasakan,” sambungnya.

Ia berharap, Kota Tangerang dengan seluruh pemerintah daerahnya ini gayung bersambut, terlebih Kota Tangerang dapat menjadikan sebuah kota yang terdepan, maju dan bisa memanfaatkan kepariwisataan. Baik itu pariwisata yang sifatnya destinasi alam buatan atau pariwisata religi serta wisata yang menjadi bagian kekuatan ekonomi untuk masyarakat.

“Tantangan kita memang ada beberapa hal yang memang harus kita pelajari dan kita carikan solusi bersama-sama. Pertama tentunya dengan adanya konsep ekosistem, maka sinergitas yang bisa dilakukan dalam leading sektornya adalah Kementerian Pariwisata itu bisa semakin kuat,” ujarnya.

“Artinya, karena yang namanya kepariwisataan itu tidak bisa lepas dari UMKM, tidak lepas dari kekreatifitasan anak-anak muda hari ini. Tidak lepas dari kebudayaan, infrastruktur itu juga menjadi bagian dari wajah yang orang itu akan merasa termotivasi untuk datang atau tidak,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait