Revitalisasi Alun-alun Kota Serang, Fasilitas Publik hingga Ikon Baru Disiapkan

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi saat diwawancarai wartawan.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan revitalisasi Alun-alun Kota Serang dengan menghadirkan peningkatan fasilitas publik hingga penambahan ikon baru daerah.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan pembenahan akan difokuskan pada perbaikan fasilitas yang selama ini dinilai belum memadai oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Terkait konsepnya, alun-alun ini ke depan akan kita perbaiki, terutama fasilitas-fasilitas yang selama ini dianggap kurang memadai,” ujarnya, saat diwawancarai Banten Ekspres, Senin 6 April 2026.

Dalam konsep baru tersebut, Pemkot Serang juga akan menghadirkan ikon khas berupa air mancur menari dengan ornamen golok Banten. Ikon ini diharapkan menjadi daya tarik baru sekaligus identitas kawasan.

“Kemudian, kita juga akan menambahkan satu ikon khas Kota Serang, yaitu air mancur menari dengan ikon golok Banten, sebagai ciri khas baru di Kota Serang,” katanya.

Selain penambahan ikon, fungsi ruang publik juga akan diperkuat. Area bermain anak, ruang terbuka masyarakat, hingga fasilitas olahraga tetap dipertahankan sesuai ketentuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Beberapa hal akan kita kolaborasikan berdasarkan peraturan dari Kemenpora, seperti fasilitas olahraga yang tetap harus dipertahankan,” jelasnya.

DPUPR juga menyiapkan inovasi berupa fasilitas air minum yang dapat langsung dikonsumsi oleh masyarakat di kawasan alun-alun.

“Kami juga mencoba membuat terobosan, yaitu menyediakan fasilitas air minum yang bisa langsung diminum oleh masyarakat di area alun-alun, sehingga bisa dimanfaatkan saat beraktivitas, baik untuk olahraga maupun kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Dari sisi desain, perubahan juga akan dilakukan pada bagian kubah yang ada saat ini. Rencananya, bentuk kubah akan diubah menyerupai kubah Masjid Agung Banten sesuai arahan Wali Kota Serang.

“Kemudian, untuk ikon lainnya, ada keinginan dari wali kota terkait perubahan bentuk kubah. Kubah yang saat ini ada akan diubah menyerupai kubah Masjid Agung Banten,” katanya.

Meski dilakukan revitalisasi, fasilitas kenegaraan seperti area upacara dipastikan tetap dipertahankan untuk mendukung kegiatan resmi pemerintah.

“Untuk fasilitas kenegaraan seperti area upacara tetap akan dipertahankan karena digunakan untuk kegiatan resmi pemerintah maupun kegiatan kenegaraan lainnya,” ujarnya.

Sebagai penunjang kawasan, pemerintah juga akan menyiapkan lahan parkir, termasuk untuk mendukung kawasan Royal Baru dan sekitarnya.

Sementara itu, gedung olahraga (GOR) yang saat ini berada di kawasan alun-alun direncanakan akan dipindahkan ke kawasan stadion agar seluruh fasilitas olahraga terpusat di satu lokasi.

“Namun sebelum pembangunan dilakukan, pembongkaran GOR tidak akan dilakukan terlebih dahulu sampai fasilitas penggantinya di kawasan stadion sudah tersedia,” pungkasnya. (*)

Pos terkait