100 Warga Rentan di Kota Serang Terima Bantuan Atensi dari Kemensos

Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia memberikan bantuan terhadap kelompok rentan.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Sebanyak 100 warga rentan di Kota Serang menerima bantuan atensi dari Kementerian Sosial melalui Sentra Galih Pakuan, Selasa 31 Maret 2026. Bantuan tersebut menyasar lansia, penyandang disabilitas, anak, serta kelompok rentan lainnya.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Serang menerima bantuan dari Sentra Galih Pakuan, Kementerian Sosial. Bantuan ini diberikan kepada lansia, disabilitas, anak, dan kelompok rentan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, total penerima bantuan sebanyak 100 orang dengan nilai mencapai Rp172 juta. Adapun jenis bantuan yang diberikan meliputi kursi roda, paket sembako dan nutrisi, perlengkapan kamar, hingga berbagai alat bantu lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima.

Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi, menambahkan penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial.

“Hari ini kami menyalurkan bantuan atensi kepada sekitar 100 KPM. Rinciannya terdiri dari anak 10 orang, kelompok rentan 2 orang, lansia 57 orang, dan disabilitas 46 orang,” jelasnya.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan di Kota Serang dilakukan secara bertahap. Pada tahap berikutnya, bantuan akan kembali disalurkan kepada sekitar 148 penerima manfaat.

Selain itu, pihaknya juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4 untuk mengajukan bantuan melalui Dinas Sosial. “Silakan ajukan, nanti akan kami verifikasi dan asesmen untuk diusulkan ke Kementerian Sosial,” katanya.

Menurutnya, jumlah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Serang mencapai sekitar 220 ribu orang yang menjadi perhatian pemerintah dalam program bantuan sosial.

Sementara itu, Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor, Dian Bulan Sari, menjelaskan bahwa bantuan diberikan berdasarkan hasil verifikasi dan asesmen terhadap data yang diajukan.

“Dari pengajuan yang masuk, sekitar 240 orang memenuhi kriteria. Hari ini baru 100 yang disalurkan, sisanya akan diberikan pada tahap berikutnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, mulai dari perlengkapan tidur, dapur, sembako, nutrisi, hingga alat bantu seperti kursi roda.

“Tidak ada kuota khusus. Bantuan sepenuhnya berdasarkan hasil asesmen agar tepat sasaran,” pungkasnya. (*)

Pos terkait