SERANG,BANTENRKSPRES.CO.ID – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akan menggelar pasar murah yang berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, di lapangan Masjid Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan bahwa penetapan pasar murah tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama, dan menetapkan agenda rutin pada hari Selasa mendatang.
“Jadi sudah kita agendakan hari Selasa, tanggal 10 Maret,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang besar yang akan mengisi di pasar murah tersebut. Bahkan ia menyebut akan ada 30 distributor yang berjualan di halaman masjid.
“Kemarin kami sudah rapat, jadi ada 30 distributor atau pedagang besar, kita juga akan mengundang OPD terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan lainnya untuk mengisi di pasar murah,” ujarnya.
Iwan menyebutkan, beberapa komoditas yang akan dihadirkan, diantaranya daging ayam beku, daging sapi beku, beras, bawang merah dan putih, minyak goreng, hingga cabai.
“Bahkan kami minta kepada distributor cabai untuk memperbanyak, karena harganya yang tinggi pasti permintaan dari masyarakat juga banyak,” ungkapnya.
Ia mengaku, tujuan pasar murah ini untuk menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap melonjak, apalagi periode Ramadan, dan Idul Fitri.
Selain membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, pasar murah berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah. Dengan mendistribusikan barang kebutuhan pokok langsung ke konsumen, pemerintah berupaya menekan spekulasi harga di tingkat pedagang dan memastikan rantai pasok tetap stabil.
“Kami pastikan harganya lebih murah, karena ini dari distributor langsung,” jelasnya. (*)
Reporter: Syirojul Umam









