Hadapi Bencana Pemkab Tangerang Anggarkan BTT Rp44 M

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid cek kondisi banjir di Kecamatan Kresek.

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Aep Mulyadi mengatakan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp44 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Dana ini, kata dia, dialokasikan untuk penanganan darurat bencana serta kebutuhan mendesak yang belum teranggarkan dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Aep menjelaskan pos anggaran BTT tersebut berada di Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD) dan dikelola langsung oleh BPKAD. “Untuk tahun 2026, Belanja Tidak Terduga dialokasikan sebesar Rp44 miliar. Anggaran ini ada di SKPKD BPKAD,” katanya, Selasa 27 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, BTT diperuntukkan khusus untuk kondisi darurat, terutama penanganan bencana alam. Seperti banjir, angin puting beliung hingga kebutuhan logistik dan sarana pendukung yang belum tersedia di OPD teknis.

“BTT sesuai ketentuan Permendagri digunakan untuk penanganan darurat bencana dan kegiatan mendesak yang belum teranggarkan di OPD. Termasuk pengadaan logistik, perahu evakuasi, maupun kebutuhan lain saat terjadi bencana,” jelasnya.

Lanjutnya, penggunaan BTT bersifat fleksibel namun tetap mengikuti mekanisme dan usulan dari OPD terkait sesuai kondisi di lapangan. Ia menjelaskan, anggaran tersebut tidak melekat pada dinas tertentu, melainkan digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

“Untuk penanganan darurat, OPD yang mengusulkan sesuai kebutuhan di lapangan. Jadi terpisah dengan anggaran rutin OPD,” jelasnya.

Data yang didapat bantenekspres.co.id, realisasi anggaran BTT pada tahun 2025 sebesar Rp35,21 miliar atau 93,73 persen dari total pagu yang tersedia.

“Realisasi BTT tahun 2025 sebesar Rp35.219.507.481 atau sekitar 93,73 persen. Kalau Januari 2026 belum ada penyerapan,” jelasnya.(*)

Reporter: Asep Sunaryo

Pos terkait