Pemkot Serang Gandeng BWA, 10 Ribu Al-Qur’an Dibagikan Tanpa APBD

Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Ketua BWA Muhammad Ihsan Salam saat melakukan penandatanganan MoU.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) dalam rangka mendukung program Serang Mengaji. Melalui kerja sama ini, sebanyak 10.000 Al-Qur’an disalurkan kepada masyarakat tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

Bacaan Lainnya

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa program Serang Mengaji dapat berjalan dengan dukungan pihak ketiga, tanpa membebani keuangan daerah.

“Alhamdulillah, program Serang Mengaji dapat berjalan tanpa menggunakan APBD. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan kami mengucapkan terima kasih kepada BWA,” ujar Budi.

 

Ia menjelaskan, 10.000 Al-Qur’an tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah, madrasah, dan pondok pesantren yang berada dalam kewenangan Pemkot Serang, mulai dari jenjang SD hingga SMP.

 

Selain bantuan Al-Qur’an, Pemkot Serang juga memperoleh dukungan berupa aplikasi Serang Mengaji yang disiapkan oleh BWA. Seluruh rangkaian program tersebut dilaksanakan tanpa APBD, bahkan disertai bantuan sosial lainnya.

 

“Kami juga mendapatkan bantuan lain, seperti santunan bagi warga terdampak musibah, program berbagi kebaikan, hingga rencana dukungan rehabilitasi sekolah,” ungkapnya.

 

Budi berharap, pendistribusian Al-Qur’an yang akan segera dilakukan ini mampu membentuk generasi muda Kota Serang yang melek Al-Qur’an sejak dini, sekaligus menanamkan nilai akhlak dan adab sesuai ajaran agama.

 

Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Al-Qur’an Indonesia, Muhammad Ihsan Salam, menyampaikan bahwa Kota Serang menjadi bagian dari upaya nasional untuk menekan angka buta aksara Al-Qur’an.

 

“Untuk Kota Serang, kami telah menyalurkan 10.000 Al-Qur’an. Ke depan, kami menargetkan penggalangan 100.000 Al-Qur’an untuk wilayah Provinsi Banten,” katanya.

 

Ia menambahkan, selain pendistribusian Al-Qur’an, BWA juga menyiapkan program pembinaan melalui penguatan guru-guru ngaji. Berdasarkan data Kementerian Agama dan riset perguruan tinggi Al-Qur’an, sekitar 72,25 persen umat Muslim di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an.

 

“Penyaluran Al-Qur’an sudah berjalan bertahap. Sebanyak 5.000 sudah dikirim, dan sisanya akan dikirim pada 9 Februari sebelum kegiatan Serang Mengaji,” jelasnya.

 

Ke depan, BWA bersama Pemkot Serang akan melakukan pendataan pendidik Al-Qur’an dan lembaga pendidikan nonformal, serta merencanakan pemberian honor bagi guru ngaji melalui koordinasi dengan Kementerian Agama Kota Serang. (*)

 

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait