KOSAMBI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 1 Kosambi, Kecamatan Kosambi, mengadakan kegiatan mitigasi bencana berskala besar yang meliputi penyuluhan kebencanaan, pelatihan pertolongan pertama, hingga simulasi evakuasi darurat. Kegiatan tersebut, bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai berbagai jenis bencana yang rawan terjadi di daerah Kosambi, seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Para anggota PMR SMPN 1 Kosambi, memberi penjelasan tentang tanda bahaya, cara menyelamatkan diri, serta langkah awal pertolongan pertama.
Pelati PMR SMPN 1 Kosambi Idris mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen organisasi dalam mewujudkan sekolah yang tanggap bencana. Selain itu, bisa juga mengajarkan dan mengingatkan tentang mitigasi bencana kepada anggota PMR SMPN 1 Kosambi.
“Kami ingin seluruh siswa memahami apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Pengetahuan ini menyelamatkan nyawa, bukan hanya teori. Sehingga, saat bencana terjadi mereka bisa melakukan pertolongan pertama dan bukan cemas atau takut saat menghadapi bencana,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 8 Desember 2025.
Idris menambahkan, bahwa anak-anak PMR berlatih serius, mulai dari teknik membalut, mengangkat korban, hingga mengarahkan jalur evakuasi. Dan itu, yang dilakukan saat lakukan latihan mitigasi bencana .
“Pertolongan Pertama yang dilakukan anggota PMR mempraktikkan cara menangani luka, pertolongan bagi korban pingsan, serta penggunaan tandu. Siswa-siswa yang bukan anggota PMR turut diberi kesempatan mencoba, sehingga seluruh warga sekolah memiliki keterampilan dasar kebencanaan,”paparnya.
Ia menjelaskan, dalam simulasi, beberapa siswa berperan sebagai korban cedera ringan dan langsung ditangani oleh tim PMR. Mereka memperagakan cara memeriksa kesadaran, menstabilkan posisi tubuh, membalut luka, hingga mengevakuasi korban menggunakan tandu.
“Dengan adanya program rutin seperti penyuluhan kebencanaan, pelatihan pertolongan pertama, dan simulasi evakuasi, SMPN 1 Kosambi berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tangguh, aman, dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana,”tutupnya. (*)










