Korban Banjir Bandang di Lebak Tagih Janji Pembangunan Huntap

Sejumlah warga Lebakgedong korban banjir bandang datangi pemkab Lebak, Kamis 4 Desember 2025. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Korban banjir bandang di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten pada tahun 2020 menagih janji pemerintah, akan membangunkan hunian tetap (Huntap) untuk korban yang rumahnya habis disapu banjir. Namun, janji tersebut hingga saat ini tak kunjung direalisasikan.

Sehingg, ratusan kepala keluarga terpaksa menempati hunian sementara (Huntara) yang kondisinya memprihatinkan dan jauh dari keramaian dengan kondisi jalan yang tidak memadai.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak butuh retorika, kami butuh aksi nyata. Gubernur dan Bupati ke sana melihat huntara kami ternyata hanya seremonial, mana Banten adil merata dan mana Lebak Ruhay yang selalu digaungkan,” kata Zaenudin, warga Lebak gedong, di Pemkab Lebak, Kamis 4 Desember 2025.

Warga juga menagih pernyataan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah yang pada 4 September 2025 menyampaikan bahwa pembangunan Huntap akan mulai dilaksanakan pada pertengahan bulan.

“Kami sudah tidak percaya lagi dengan apa yang Bapak-bapak sampaikan jika tidak ada pernyataan tertulis,” ungkap Zaenudin.

Warga mendesak Pemkab Lebak segera membentuk Satgas Percepatan Pembangunan Huntap yang dikomandoi langsung oleh Amir Hamzah.

“Ini wajib, dan harus dibentuk sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Kami juga tidak neko-neko, minimal dilakukan cut and fill (Pemerataan tanah),” ucapnya.(*)

Pos terkait