TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin menginisiasi akan menyulap sebagian ruangan Museum Taman Makam Pahlawan (TMP) dijadikan ruang teater mini.
Museum di Jalan TMP Taruna, Kecamatan Tangerang itu bakal dilengkapi teater mini yang dapat menampilkan berbagai pertunjukan dan dokumentasi perjuangan para pahlawan yang telah berkorban dalam memperjuangkan kemerdekaan negara Indonesia.
“Rencananya nanti kita melalui Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata). Melalui teater mini itu kita ingin menampilkan perjuangan para pahlawan agar anak-anak muda bisa melihat seperti apa para pahlawan di masa lalu memperjuangkan bangsa ini melawan penjajah,” ujar Sachrudin seusai Apel Hari Pahlawan di TMP Taruna, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Senin, 10 November 2025.
Dia menuturkan, rencananya ruang teater mini di TMP Taruna tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan cara kreatif untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan terutama bagi generasi muda.
Dia menyebut, teater mini bukan sekadar menambah fasilitas museum perjuangan TMP Taruna, akan tetapi guna membangkitkan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Bukan hanya untuk meramaikan museum, tapi juga untuk membangkitkan semangat juang dan patriotisme anak-anak muda melalui sejarah yang diperlihatkan kepada kita semua,” tuturnya.
Sachrudin berharap, nantinya ruang teater mini menjadi ruang interaktif yang dapat memberikan pengalaman sejarah yang lebih hidup dan emosional bagi pelajar maupun pengunjung. Pertunjukan yang menggambarkan kisah heroik para pahlawan di masa perjuangan kemerdekaan bangsa ini diharapkan menjadi media edukasi yang inspiratif dan menyentuh hati.
Banyak pahlawan yang di makamkan di TMP Taruna yaitu diantaranya Daan Mogot dan sejumlah pahlawan asal Tangerang. Dengan tambahan fasilitas teater mini, kawasan ini akan dikembangkan menjadi ruang edukatif dan kultural yang lebih dinamis.
“diharapkan nantinya generasi muda bisa belajar mencintai bangsanya, memahami pengorbanan para pejuang, dan menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia,” pungkasnya.(*)










