Kondisi Sosial Politik Tak Kondusif, Presiden Prabowo Disarankan Lakukan Tiga Langkah

Peneliti kebijakan publik IDP-LP, Riko Noviantoro

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinamika sosial politik saat ini sedang tidak kondusif. Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah cepat dan baik. Pemerintah perlu melakukan upaya strategis untuk mencegah perluasan dampak aksi massa.

Peneliti kebijakan publik IDP-LP, Riko Noviantoro mendorong Presiden RI, Prabowo Subianto melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya mengatasi kondisi sosial politik yang tengah memanas saat ini diantaranya, Presiden mendatangi keluarga almarhum untuk menyatakan belasungkawa atas wafatnya seorang ojek online (Ojol,) dalam insiden unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam, 29 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

“Tak hanya itu, pak Presiden juga haru memberikan memberikan perlindungan maksimum bagi keluarga korban,” kata Riko dalam keterangannya, Jumat, 30 Agustus 2025 .

Menurut Riko, Presiden Prabowo juga dapat memastikan penegakkan hukum atas tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi yang dinilai secara brutal. Kemudian, Presiden harus melakukan evaluasi kinerja insitusi kepolisian.

“Hal yang tak kalah penting, pak Presiden mengajak dialog perwakilan massa seperti perwakilan Ojol, buruh dan tokoh masyarakat lainnya untuk mencari solusi,” ujar Riko.

Dia juga meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog dengan petinggi partai politik dan tokoh nasional untuk menemukan langkah cepat dan tepat guna membangkitkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

“Nanti dalam pertemuan dengan petinggi parpol pak Presiden harus memberikan tekanan kader partai yang bermasalah untuk mundur dari jabatan politik,” tegasnya.

Dia berharap, kedepannya situasi perkembangan sosial politik kondusif dan roda pemerintahan dapat berjalan dengan normal.

“Kita harapkan situasi tetap kondusif. Maka sebagai saran langkah-langkah tersebut diatas bisa menjadi solusi,” pungkasnya. (*)

Pos terkait