CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 4 Cikupa, Kecamatan Cikupa, meminta kepada seluruh siswa untuk tidak melakukan cyber bullying, hal tersebut bisa mengakibatkan korban dari cyber bullying merasa malu dan juga takut.
Cyber bullying adalah, bullying dengan menggunakan foto korban bullying yang jelek lalu di upload ke media sosial. Dan itu tidak di perbolehkan di kalangan siswa SMPN 4 Cikupa. Lebih, baik gunakan handphone untuk keperluan belajar dan juga untuk komunikasi yang baik dan bukan untuk melakukan Cyber Bullying.
Kepala SMPN 4 Cikupa Iis Komalasari mengatakan, Cyber Bullying terjadi karena tidak di sengaja, bisa dalam kondisi bercanda atau pun hal lainnya. Jadi, para siswa SMPN 4 Cikupa di larang melakukan cyber bullying antar siswa walupun dalam kondisi bercanda.
“Biasanya, dalam kondisi bercanda pelaku cyber bullying merekam atau menfoto korban dengan hal yang aneh. Lalu di upload di status wa, media sosial Instagram ataupun WhatsApp grup. Sehingga, korban mendapatkan ejekan akibat uploadtan si pelaku cyber bullying,”ujarnya kepada Bantenekspers.co.id, Selasa 12 Agustus 2025.
Iis menambahkan, siswa lebih baik menghindari Cyber Bullying, gunakan handphone untuk kegiatan positif dan juga untuk belajar. Jangan sampai, ada siswa melakukan hal tersebut karena nanti akan dilakukan pembinaan oleh pihak sekolah. Bahaya cyber bullying bisa sangat parah, khawatir nanti akan ada dendam satu sama lain. Maka itu, harus bisa saling jaga.
“Saya selalu imbau siswa saya agar tidak melakukan cyber bullying atau bullying jenis lainnya, karena SMPN 4 Cikupa adalah sekolah ramah anak yang harus berikan kenyamanan untuk semua siswa. Para guru juga, akan melakukan pengawasan terhadap siswa di waktu jam istirahat ataupun di dalam kelas,”paparnya.
Ia menjelaskan, para siswa wajib untuk saling asih, saling asuh, saling jaga dan jangan ribut antar siswa hanya karena hal kecil. Di sekolah, mereka sama di mata guru karena sama-sama mencari ilmu dan tidak ada pilih kasih antar siswa.
“Kami selalu menggap semua siswa sama, jadi tidak ada pilih kasih karena mereka sama-sama mencari ilmu. Jadi, siswa juga harus bisa saling jaga dan tidak boleh ada yang saling menjatuhkan atau hal lainnya,”tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











