“DPRD Kabupaten Serang secara kelembagaan pasti akan mensuport program tersebut. Tapi, tetap harus mempertimbangkan kemampuan anggaran juga, maka kepala daerah harus memilah mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda,” sambungnya.
Dari 10 program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati terpilih, ada yang menurutnya tidak terlalu penting yaitu, dilanjutkannya pembangunan MTB di Kecamatan Cinangka.
Apabila tetapi ingin menjadi program prioritas, tinggal siapkan saja skemanya asalkan tidak sampai harus membebani APBD, karena MTB itu membutuhkan anggaran cukup besar.
“Sebetulnya bagus buat ikon Kabupaten Serang dan pariwisata, tapi apakah itu masuk dalam kategori emergensi, dan kategori skala prioritas, saat ini keuangan pemda yang kita tahu sendiri ada keterbatasan. Selama kepentingan masyarakat secara luas, masih belum terpenuhi lalu kita mengejar MTB, nanti bisa-bisa diketawain masyarakat, kok malah mendahului yang bukan kepentingan masyarakat kan begitu,” ujarnya.










