“Infrastruktur seperti jalan itu akan ada dari PUPR dan perkim, harapannya jalan poros produksi akan ditingkatkan. Kami akan menyasar tadah hujan, karena irigasi sudah bagus, tadah hujan kami perbaiki dengan sumur irigasi permukaan dengan pompa sehingga ketika hujan, yang sekali bisa dua kali, yang dua kali bisa tiga kali,” paparnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, bahwa tahun ini pihaknya memiliki target produksi sebanyak 2,8 juta ton gabah kering giling (GKG). Target tersebut lebih tinggi dua kali lipat dari hasil produksi tahun lalu sebanyak 1,7 juta ton gabah kering.
“Alhamdulillah tahun ini kita punya target 2 kali lipat, dan itu bisa terjadi karena ketersediaan air sudah diurusi. Kemudian lahan kita juga yang siap panennya juga meningkat,” katanya kepada awak media.
Menurut Andra, target tersebut cukup realistis dikarenakan beberapa faktor, yakni adanya ketersediaan air sepanjang musim, pupuk yang sudah lancar, hingga harga panen yang sudah sangat baik.










