Sartaya menambahkan, pihaknya juga akan terus menjaga kekompakan siswa dan guru. Hal tersebut agar para guru dan siswa tidak ada jarak, dan mereka bisa saling berkomunikasi di lapangan ataupun di ruang kelas.
”Pentingnya menjaga kekompakan agar para siswa dan guru ada chemistry (perasaan saling terhubung-red) saat belajar, jadi bisa saling suport antara guru dan siswa. Maka itu penting bagi kami menjaga kekompakan,” paparnya.
Ia menjelaskan, di luar dari olahraga bersama guru juga punya cara tersendiri untuk tetap menjaga kekompakan, yakni dengan cara memberikan game saat belajar ataupun hal lainnya. Hal tersebut agar membuat suasana belajar tidak tegang.
”Kalau game di bulan Ramadan tetap ada tetapi sifatnya kuis. Hal tersebut untuk mengasah kemampuan mereka para siswa dalam belajar. Hadiahnya, kami berikan saat diadakan bukan bersama nanti,”tutupnya.(ran)











