Rony menambahkan, di sekolah mereka diajarkan merawat tanaman, diberikan pengertian untuk buang sampah pada tempatnya, dan mereka diajarkan memilah sampah mana sampah organik dan mana sampah non organik.
”Kami ajarkan memilah sampah. Jadi mereka tahu mana sampah organik dan mana sampah non organik. Dari situ, mereka akan paham sampah organik untuk apa dan sampah non organik untuk apa. Jadi saat mereka di luar, siswa buang sampah sesuai dengan katagori,” paparnya.
Ia menjelaskan, target sekolah akan menjadikan mereka menjadi karakter yang peduli akan lingkungan, tidak hanya di sekolah akan tetapi di luar sekolah mereka bisa peduli akan lingkungan. Cara tersebut, sangat ampuh untuk membentuk siswa menjadi orang yang peduli dengan lingkungan.(ran)










