Kakek Terpanggang dalam Kontrakan, Diduga Sengaja Akhiri Hidup

Terbakar
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel dan polisi mengevakuasi jasad korban kebakaran di Pamulang. (Credit: Tri Budi/Banten Ekspres)

Ifan menambahkan, dirinya saat berada di dalam rumah mendengar teriakan warga adanya kebakaran dan warga langsung bahu membahu berusaha memadamkan api.

“Kontrakan ini ada 3 pintu, yang terbakar paling kanan,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, sebelum kasus kebakaran tersebut terjadi, pada Senin (20/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di kontrakan tersebut juga sempat terjadi kebakaran pada peralatan penanak nasi listrik (rice cooker).

“Jam 9-an rice cooker dalam kontrakan ini kebakar tapi, ketahuan warga. Terus berhasil dipadamin oleh tetangga bernama Aep. Dalam rice cooker yang terbakar ini ada bau bensin. Diduga rice cooker ini sengaja dibakar oleh Aluwi,” jelasnya.

Kemudian rice cooker yang terbakar tersebut bersama tabung gas dan pisau yang ada di dekat rice cooker yang terbakar dikeluarkan oleh warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi yang dilakukan oleh Aluwi.

Kemudian pada pukul 17.30 WIB terjadi kebakaran lagi di bagian lorong kontrakan yang banyak terdapat baju. “Api dengan cepat membakar isi dan kontrakan ini,” jelasnya.

Pos terkait