Dadan menambahkan, dari laporan para kepala sekolah, orang tua siswa bahkan melakukan arisan di sekolah sehingga berisik dan menggangu proses belajar mengajar. Harusnya tidak terjadi, dan pihak sekolah segan menegur orang tua siswa. Jadi harus ada ruang tunggu bagi orangtua siswa.
”Ke depan kita perlu rancang gedung sekolah yang difasilitasi ruang tunggu bagi orang tua, terutama untuk kelas 1 dan 2. Meski sebenarnya anak-anaknya mah ga perlu-perlu amat ditungguin, cuma karena ibu-ibunya khawatir anaknya kenapa-kenapa kalau gak ditungguin,” paparnya.
Ia menjelaskan, fasilitas baru untuk lingkungan belajar yang lebih kondusif (ruang tunggu) bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa dan mengurangi gangguan yang disebabkan oleh aktivitas orang tua di sekitar kelas. Selain itu, ruang tunggu ini akan memberikan kenyamanan bagi orang tua yang menunggu anak-anak mereka.
”Pembangunan ruang tunggu ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa, dan mengurangi gangguan yang disebabkan oleh aktivitas orangtua di sekitar kelas. Selain itu, ruang tunggu ini akan memberikan kenyamanan bagi orangtua yang menunggu anak-anak mereka,”tutupnya.(ran)











