Adu Strategi Pembangunan dan Inovasi, Debat Kedua Pilkada Tangerang Memanas

Debat
WAWASAN: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah menjawab pertanyaan panelis terkait pembangunan berkelanjutan dan terintegrasi.(Credit: Istimewa)

”Kami berkomitmen menu­runkan angka stunting di Ka­bupaten Tangerang dengan meningkatkan fasilitas kese­hatan, sanitasi, dan pemberian gizi seimbang,” ujar Intan Nurul Hikmah.

Pada sesi tanya jawab, pa­nelis Reka Fitriansi menantang calon wakil bupati, Irvansyah Asmat dari paslon nomor urut 1, terkait strategi menciptakan ekonomi kreatif di lingkungan pesantren.

Bacaan Lainnya

”Kabupaten Tangerang me­miliki banyak pondok pesan­tren. Kami akan mendorong ekonomi kreatif berbasis pe­santren dengan penguatan nilai keagamaan dan pe­ning­katan kualitas SDM santri,” jawab Irvansyah.

Sementara itu, pertanyaan dari panelis Neni Nurhayati mengenai inovasi pelayanan kesehatan dijawab tegas oleh Intan Nurul Hikmah. Ia me­nyam­paikan komitmennya untuk fokus pada peningkatan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam mengatasi masalah stunting.

Panelis lainnya, Profesor Maksum, bertanya kepada calon wakil bupati Lerru Yustira mengenai strategi memperkuat gotong royong dan persaudaraan di Kabupaten Tangerang yang multikultural.

”Kami akan membuat peraturan daerah untuk mendorong kerja sama lintas budaya dan agama, serta memastikan tidak ada diskriminasi dalam program pembangunan,” ujar Lerru.
Debat yang ditayangkan secara langsung ini diharapkan dapat membantu masyarakat Tangerang dalam menentukan pilihan mereka pada Pilkada 2024 yang akan datang.(sep)

Pos terkait