Menurutnya, pihaknya menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dalam pelatihan tersebut. Dimana di Kota Tangsel sendiri saat ini terdapat sekitar 800 guru PAUD.
“Guru PAUD dipilih karena usia stunting adalah usia-usia dini. Anak-anak usia dini supaya pertumbuhannya terpantau normal atau tidak,” jelasnya.
“Ini perwakilan kecamatan dan harapannya nanti mereka memberikan informasi yang diperoleh kepada guru PAUD lainya. Tujuannya tentu menurunkan angka stunting,” tuturnya.
Diketahui, pemkot Tangsel terus berupaya menurunkan angka stunting yang saat ini masih menyentuh di 9,2 persen. Kolaborasi dengan berbagai lintas sektor dilakukan untuk mewujudkan Kota Tangsel bebas stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, angka stunting di wilayahnya saat ini menyentuh di 9,2 persen. Dinkes saat ini masif melakukan penekanan intervensi spesifik hingga pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil.











