Asep menambahkan, pihaknya juga ikut mengontrol bagaimana guru memberikan materi pembelajaran kepada siswa, yang jelas para guru harus berpedoman kepada kurikulum merdeka yang saat ini menjadi pedoman untuk pembelajaran kepada siswa.
”Kalau guru yang paham, maka akan berjalan kurikulum merdeka pada saat mereka memberikan materi pembelajaran. Tetapi, jika tidak paham maka tujuan pembelajaran gembira dan senang tidak akan terwujud,” paparnya.
Ia menjelaskan, para guru yang ada di SMPN 1 Tigaraksa telah mengikuti berbagai macam diklat, artinya guru di SMPN 1 Tigaraksa sudah mampu dan bisa menjalankan program sekolah dengan kurikulum merdeka. Karena, itu penting bagi pembelajar siswa.
”Contoh yang paling nyata dilakukan guru adalah, guru wajib datang tepat waktu sebelum mengajar. Hal tersebut, bisa di contoh siswa agar mereka juga datang ke sekolah tepat waktu dan tidak terlambat. Karena, guru adalah cerminan siswanya,”tutupnya.(ran)











