Kurniasih menambahkan, tahun ini ada program dari 11 vaksin menjadi 14 vaksin maka, pihaknya memastikan bagaimana pelaksanaannya dan pengawasannya.
“Baik dari sarana, vaksinnya dan penyimpanannnya, pelaksanaan disekolah-sekolah dan kami ingin tahu apakah ada kendala dan lainya,” tambahnya.
Dalam kunker tersebut, beberapa anggota DPR RI bertanya kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar terkait pelaksanaan program BIAS. Mulai dari apalah ada kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI), kendala yang dihadapi di lapangan, capaian sasaran dan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, sasaran BIAS tahun 2024 diwilayahnya untuk Kelas 1 imunisasi measles rubela (MR) atau campak rubela dan difteri tetanus (DT) berjumlah 28.256. Kelas 2 imunisasi TD berjumlah 27.522.
“Sedangkan sasaran untuk Kelas 5 imunisasi Td dan human papilloma virus (HPV) atau mencegah kanker serviks berjumlah 25.535,” ujarnya.











