Usulan eksekutif ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati, Andi Ony Prihartono, dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Rabu, 11 September 2024.
Pada kesempatan itu Pj Bupati menyampaikan pengantar nota keuangan RAPBD-P 2024 dengan usulan penambahan anggaran sebesar 5,33 % dari sebelumnya Rp 7,39 triliun pada APBD murni 2024 menjadi Rp 7,78 triliun atau naik sekitar Rp 394,17 miliar.
Kenaikan itu, kata Andi Ony, bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp. 4.10 triliun, pendapatan transfer Rp.3,67 miliar dan pendapatan lain-lain Rp.5,61 miliar.
“Kenaikan pendapatan ini untuk membiayai belanja daerah yang mengalami kenaikan, termasuk didalamnya alokasi fungsi pendidikan yang mencapai Rp.2,07 triliun atau 23,64 % dan alokasi fungsi kesehatan Rp. 1,91 triliun dari total belanja daerah,” jelas Ony dalam rapat paripurna dipimpin Ketua Sementara DPRD, Muhamad Amud (F-Golkar) dan Wakil Ketua Sementara, Kholid Ismail (F-PDIP) itu. (sdh)











