NEGLASARI, BANTENEKSPRES.CO.ID – SD Negeri Neglasari I, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan dasar yang berkualitas.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SDN Neglasari I, Tini Suhartini menegaskan, sekolah ini mengintensifkan peran para pendidik melalui penguatan Program Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih terarah, inovatif, dan berpusat pada siswa.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan dunia pendidikan modern, di mana kualitas guru menjadi kunci utama dalam membentuk karakter dan prestasi akademik peserta didik.
“Kami terus memperkuat mutu pembelajaran dan profesionalisme guru disini, secara konsisten mengoptimalkan kegiatan kelompok belajar (Kombel) internal sekolah,” kata Tini saat dihubungi, Minggu, 25 Oktober 2026.
Dikatakannya, Kombel ini dirancang sebagai wadah kolaboratif bagi para guru untuk berbagi serta memperbarui strategi pengajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
Tini mengungkapkan, bahwa penguatan kompetensi guru menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan dan berpusat pada murid.
“Peningkatan kualitas pendidikan di kelas sangat bergantung pada sejauh mana guru-guru kita terus belajar dan beradaptasi. Jadi kami melalui kelompok belajar di sekolah, ingin memastikan setiap tenaga pendidik memiliki ruang untuk berdiskusi, memecahkan kendala pembelajaran bersama, dan mengembangkan metode mengajar yang lebih interaktif,” ujarnya.
Ia memaparkan, kegiatan kelompok belajar yang rutin dilaksanakan ini mencakup berbagai agenda strategis, di antaranya, penyusunan perangkat ajar secara kolaboratif.
Para guru saling mendiskusikan perumusan modul ajar dan bahan latihan yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Dewan guru juga mendiskusikan mengenai implementasi kurikulum terbaru serta eksplorasi teknik pengajaran berbasis digital maupun berbasis proyek (project-based learning).
“Melalui Kombel ini kami saling berbagi pengalaman mengajar di kelas masing-masing guna memperbaiki efektivitas penyampaian materi,” kata Tini
Menurut Tini, bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa tercapai hanya dengan sarana dan prasarana yang memadai, melainkan harus ditopang oleh kualitas interaksi di dalam kelas antara guru dan siswa.
“Peningkatan mutu pendidikan khususnya di kami, di SDN Neglasari I bermula dari bagaimana kita merawat dan mengintensifkan kualitas KBM. Guru-guru kami dorong untuk terus berinovasi, merancang metode pembelajaran yang interaktif, serta senantiasa mengevaluasi efektivitas mengajar agar peserta didik dapat menyerap materi dengan optimal dan penuh antusias,” tegasnya.
Dia menyebut, kolaborasi antar-guru melalui kelompok belajar ini mampu memupuk solidaritas tim sekaligus mengurangi hambatan individual yang kerap dihadapi di dalam kelas.
“Kami tidak ingin guru berjalan sendiri-sendiri. Dengan semangat kebersamaan di kelompok belajar ini, inovasi-inovasi kecil yang lahir dari satu guru dapat diadopsi dan dikembangkan oleh guru lainnya demi kemajuan mutu pendidikan di SDN Neglasari I,” ujarnya.
Ia juga menyoroti terkait evaluasi tidak hanya berfokus pada hasil akhir (kognitif), tetapi juga memantau proses perkembangan karakter, keaktifan, dan keterampilan sosial siswa sehari-hari.
Tini menambahkan, keberhasilan program KBM yang bermutu ini turut didukung penuh oleh para tenaga kependidikan dan orang tua murid. Kolaborasi yang erat antara pihak sekolah dan komite sekolah dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif, bersih, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui penguatan program ini, SDN Neglasari I optimistis dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dapat membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.(*)










