Waspada Rabies, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada dan Rutin Vaksinasi Hewan Peliharaan

Sejumlah petugas tengah memberikan vaksinasi pada hewan peliharaan di Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten, JI. Raya Cilegon Km. 04 Drangong, Kota Serang, Rabu 7 Oktober 2026.

 

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penyebaran penyakit rabies, khususnya bagi para pemilik dan pecinta hewan kesayangan.

Bacaan Lainnya

Meski tidak ditemukan kasus rabies pada hewan sejak tahun 2010, langkah pencegahan dan kewaspadaan dinilai tetap penting guna mempertahankan status bebas rabies di Banten.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Distan Provinsi Banten, Ari Mardiana, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk menggelar rangkaian layanan kesehatan hewan dan manusia gratis.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia sekaligus HUT ke-24 Provinsi Banten ini memfasilitasi berbagai layanan, mulai dari vaksinasi rabies, steril gratis, hingga cek kesehatan.

“Kasus rabies pada hewan di Provinsi Banten terakhir kali terjadi pada tahun 2010. Sampai saat ini belum ada lagi dan kita berharap tidak akan pernah ada lagi. Oleh karena itu, kami selalu mengajak para pemilik hewan kesayangan untuk rutin melakukan vaksinasi, sebab vaksin adalah langkah utama mencegah rabies,” katanya dalam acara Sterilisasi dan Vaksinasi Gratis di Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten, JI. Raya Cilegon Km. 04 Drangong, Kota Serang, Rabu 7 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2026 ini tercatat hampir 600 kasus gigitan hewan. Namun, seluruh hasil pemeriksaan terhadap kasus-kasus tersebut menyatakan negatif rabies. Angka ini terbilang menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 700 kasus gigitan. Menurutnya, gigitan hewan tidak serta-merta mengindikasikan rabies karena merupakan bentuk respons pertahanan alami hewan.

“Karena memang hewan dan hewan kesayangan itu kan sistem pertahanannya dengan menggigit dan mencakar,” ujarnya.

Meski demikian, kewaspadaan harus tetap dijaga. Dalam kegiatan pelayanan gratis tersebut, Pemprov Banten menyediakan sekitar 250 dosis vaksin rabies untuk hewan, puluhan vaksin F3, F4, Vanguard, serta layanan steril gratis untuk kucing dan anjing.

“Peserta yang daftar kita buka secara online, dan alhamdulillah melihat antusiasmenya sangat tinggi, yang terdaftar waktu itu khusus untuk steril, F3, F4, dan Vanguard itu setengah jam langsung habis,” ungkapnya.

Tak hanya bagi hewan, upaya kewaspadaan juga menyasar masyarakat dan petugas medis hewan. Sebanyak 104 dosis Vaksin Anti Rabies (VAR) disiapkan bagi para petugas kesehatan hewan, disamping penyediaan stan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pemilik hewan.

Ari menegaskan, pihaknya terus memantau potensi penularan melalui dua skema pelayanan, yaitu passive service (pelayanan di Rumah Sakit Hewan) serta active service berupa tindakan jemput bola ke lapangan untuk pengambilan dan pengujian sampel di laboratorium.

Masyarakat imbau untuk tidak ragu membawa hewan peliharaannya ke Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten. Saat ini, fasilitas di RSH Banten telah dilengkapi dengan peralatan medis mumpuni seperti rontgen dan USG, dengan penawaran tarif terjangkau yang telah diatur dalam Peraturan Daerah.

“Fasilitas kita cukup lengkap, Dan semua tarif yang ada di sini sudah ada Perda-nya, jadi silakan datang ke sini. Dan mungkin dari harga juga sudah jauh di bawah harga pasaran yang ada di Kota Serang,” paparnya. (*)

 

Pos terkait