PANDEGLANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tunas Banten Pratama (TBP) atas kolaborasi yang telah dilakukan dalam mendukung upaya pencegahan, penanganan, dan pengobatan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang, Eniyati, mengatakan bahwa penanggulangan TBC membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga keterlibatan masyarakat serta organisasi masyarakat sipil.
Menurutnya, kolaborasi antara Dinas Kesehatan dengan TBP menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya menemukan kasus TBC, memberikan edukasi kepada masyarakat, mendorong akses terhadap layanan kesehatan, serta mendukung pasien agar dapat menjalani pengobatan hingga tuntas.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tunas Banten Pratama atas kerja sama dan kontribusinya dalam membantu upaya pencegahan dan penanganan TBC di Kabupaten Pandeglang. Upaya seperti ini sangat penting karena penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan semua pihak,” katanya, Senin 5 Oktober 2026.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat melalui organisasi dan lembaga mitra menjadi salah satu kekuatan dalam memperluas jangkauan program kesehatan, khususnya untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan informasi, pendampingan, maupun akses terhadap layanan TBC.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya TBP IU Pandeglang dalam menjalankan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan-kegiatan Tunas Banten Pratama di Pandeglang selama itu merupakan bagian dari upaya kebaikan dan membantu masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Pandeglang,” ungkapnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tertentu, tetapi dapat terus dikembangkan melalui penguatan edukasi, penemuan kasus secara aktif, pendampingan pasien, pencegahan penularan, serta penguatan koordinasi dengan Puskesmas dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Pandeglang.
Sementara itu, Kepala TBP IU Pandeglang, Ridho Rifaldi, menuturkan bahwa TBP berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan seluruh pihak terkait dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Menurut Ridho, penanggulangan TBC bukan hanya persoalan medis, tetapi juga membutuhkan pendekatan berbasis masyarakat agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup, tidak memberikan stigma kepada pasien, serta ikut berperan dalam menemukan dan mendukung pengobatan pasien TBC.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang. Bagi kami, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen TBP untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Pandeglang,” kata Ridho.
Ia menegaskan, TBP IU Pandeglang akan terus berupaya memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Puskesmas, kader, komunitas, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dengan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil, diharapkan upaya pencegahan, penemuan, penanganan, dan pengobatan TBC di Kabupaten Pandeglang dapat berjalan semakin efektif, sekaligus membantu mewujudkan masyarakat Pandeglang yang lebih sehat dan bebas dari TBC. (*)










