JATIUWUNG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Momentum peringatan Hari Guru Sedunia 2026. Dinas Pendidikan Kota Tangerang melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Jatiuwung pada jenjang Sekolah Dasar (SD) mengajak seluruh tenaga pendidik untuk memperkuat profesionalisme dan responsif terhadap kemajuan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Korwil Kecamatan Jatiuwung, Atikah Puspitasari mengatakan, peringatan Hari Guru Sedunia tahun ini mengusung tema global “Berdiri Bersama Guru, 60 Tahun Melindungi Profesi, Memajukan Status, dan Membentuk Masa Depan Kita”. Tema ini mempertegas pentingnya perlindungan profesi guru serta peningkatan status sosial dan kualitas pendidik dalam membentuk masa depan generasi muda.
Menurutnya, momentum Hari Guru Sedunia harus dimanfaatkan para tenaga pendidik atau guru untuk terus mengevaluasi diri dan meningkatkan kompetensi di era digital.
“Guru dituntut untuk terus maju beradaptasi. Kita sebagai guru harus berkembang dan terus mengajar dengan mengikuti perkembangan zaman. Terlebih untuk guru-guru, sangat penting untuk memahami perkembangan teknologi seperti AI,” ujar Atikah Puspitasari saat dihubungi, Senin, 5 Oktober 2026.
Atikah menyebut, dalam pemanfaatan AI bagi tenaga pendidik sebagai alat bantu pintar dalam merancang perangkat ajar, mengotomatisasi administrasi, dan mempersonalisasi pembelajaran siswa dengan lebih efisien.
Namun demikian, ia juga menyoroti peran penting pendidik dalam memitigasi dampak negatif teknologi pada peserta didik. Menurutnya, literasi digital yang baik dari guru akan membantu mengarahkan pemanfaatan teknologi ke arah yang produktif dan edukatif.
“Walaupun teknologi informasi terkadang membawa dampak negatif bagi anak, kita sebagai pendidik harus mampu mengarahkan mereka ke hal-hal yang positif agar teknologi justru membawa manfaat nyata bagi tumbuh kembang siswa,” paparnya.
Dalam memajukan mutu pendidikan dasar khususnya di wilayah Kecamatan Jatiuwung, kata Atikah, pihak nya secara aktif mengoordinasikan berbagai kegiatan pembinaan bersama para kepala sekolah dan Kelompok Kerja Guru (KKG). Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi para guru maupun profesional pendidik di tingkat SD.
“Kita sering mengadakan pertemuan bersama kepala sekolah untuk memperkuat profesionalisme para guru,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang dinilai telah mendidik dengan ramah, sabar, serta konsisten menciptakan iklim belajar yang menyenangkan bagi para murid.
“Kami berharap guru-guru semakin berpotensi dan siap menghadapi tantangan kurikulum melalui pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam (deep learning),” pungkas Atikah.
Melalui Peringatan Hari Guru Sedunia 2026, ia berharap, seluruh pendidik khususnya di wilayah Jatiuwung, terus merawat semangat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning), meningkatkan dedikasi, serta menjaga komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.(*)










