Meski WFH Berlaku, Kecamatan Panongan Tetap Maksimalkan Pelayanan

Plt Camat Panongan Chaidir meminta kepada seluruh pegawai kecamatan melakukan pelayanan maksimal dan tidak ada wfh bagi pegawai kecamatan Panongan. Randy/Banteneskpres.co.id

PANONGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak memengaruhi pelayanan publik di Kecamatan Panongan. Seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan maksimal karena pegawai kecamatan tetap masuk kerja demi memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Pelayanan administrasi kependudukan hingga layanan pemerintahan lainnya terus dilakukan secara optimal agar masyarakat tidak mengalami hambatan dalam mengurus berbagai keperluan.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Panongan, Chaidir menegaskan, bahwa pelayanan masyarakat menjadi prioritas utama sehingga pegawai kecamatan tidak menerapkan sistem WFH.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Walaupun ada kebijakan WFH di lingkungan pemerintah daerah, di Kecamatan Panongan pelayanan tetap berjalan seperti biasa karena kebutuhan masyarakat harus diutamakan,” ujar Chaidir kepada Bantenekspres.co.id, Senin 6 April 2026.

Ia mengatakan, hingga saat ini tidak ada kondisi yang mengharuskan pelayanan dihentikan atau dilakukan dari rumah, sehingga seluruh pegawai tetap memberikan pelayanan langsung di kantor kecamatan.

“Tidak ada kejadian atau situasi darurat yang membuat pelayanan harus dilakukan dari rumah. Justru kehadiran pegawai di kantor sangat penting agar masyarakat bisa dilayani dengan cepat dan maksimal,” katanya.

Menurut Chaidir, kualitas pelayanan menjadi perhatian utama pihaknya. Ia menekankan kepada seluruh pegawai agar selalu memberikan pelayanan yang ramah dan profesional kepada masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan pegawai bahwa masyarakat datang dengan kebutuhan dan harapan. Maka kita harus melayani dengan ramah, cepat, dan maksimal agar masyarakat merasa puas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pelayanan publik merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat, sehingga sikap dan kinerja pegawai harus mencerminkan pelayanan yang baik.

“Pegawai kecamatan harus menjadikan pelayanan sebagai prioritas. Jangan sampai masyarakat merasa dipersulit. Justru kita harus memberikan kemudahan dalam setiap proses administrasi,” ungkap Chaidir.

Selain itu, Kecamatan Panongan terus melakukan berbagai upaya permudahan pelayanan agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan maupun keperluan lainnya.

“Kami ingin masyarakat merasa terbantu. Prinsipnya, selama persyaratan lengkap, pelayanan harus cepat dan tidak berbelit-belit,” lanjutnya.

Chaidir berharap komitmen pelayanan maksimal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga yang datang ke kantor kecamatan.

“Target kami sederhana, masyarakat datang dengan kebutuhan dan pulang dengan rasa puas terhadap pelayanan yang diberikan,” tutupnya. (*)

Reporter : Randy Yastiawan

Caption

Plt Camat Panongan Chaidir meminta kepada seluruh pegawai kecamatan melakukan pelayanan maksimal dan tidak ada wfh bagi pegawai kecamatan Panongan. Randy/Banteneskpres.co.id

Hastag :

Pos terkait