SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kawasan Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi olahraga paralayang. Namun, keterbatasan akses menuju lokasi tersebut masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi.
Camat Taktakan, Mamat Rahmat, mengatakan potensi tersebut mencuat setelah adanya kunjungan dari komunitas paralayang tingkat nasional yang melakukan peninjauan langsung ke kawasan Gunung Gedor beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dari hasil pengecekan awal, lokasi tersebut dinilai cukup memungkinkan untuk dijadikan area aktivitas paralayang karena memiliki bentang alam yang mendukung. “Dari informasi yang kami terima, tempat tersebut dinilai cukup layak untuk kegiatan paralayang,” ujar Mamat Rahmat, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah kecamatan masih melakukan pengumpulan berbagai informasi terkait potensi pengembangan kawasan tersebut. Langkah tersebut dilakukan sebagai tahap awal sebelum dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait.
Hasil pengumpulan informasi tersebut nantinya akan dibahas bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat serta dikoordinasikan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang.
Di sisi lain, kata Mamat, persoalan akses menuju kawasan Gunung Gedor masih menjadi perhatian. Saat ini jalur menuju lokasi belum dapat dilalui kendaraan secara optimal.
Ia menyebutkan, kendaraan roda empat belum dapat mencapai kawasan tersebut. Bahkan kendaraan roda dua juga belum bisa menjangkau titik utama yang direncanakan sebagai lokasi aktivitas paralayang.
“Untuk akses memang masih terbatas. Kendaraan roda empat belum bisa masuk, bahkan roda dua juga belum sampai ke titik lokasi. Ke depan tentu akan kami kaji kemungkinan pengembangan akses jalan,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah kecamatan mulai menyampaikan informasi awal kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Gedor mengenai potensi pengembangan wisata tersebut.
Menurut Mamat, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui rencana yang tengah dikaji sekaligus membuka ruang dukungan dari warga sekitar.
“Untuk saat ini baru masyarakat sekitar yang kami informasikan. Sosialisasi secara kelembagaan dengan melibatkan berbagai pihak memang belum dilakukan,” katanya. Ia berharap apabila rencana pengembangan paralayang di kawasan Gunung Gedor dapat terealisasi, kawasan tersebut tidak hanya menjadi destinasi wisata baru di Kota Serang, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Kalau ini benar-benar bisa terwujud tentu akan sangat baik. Selain menambah destinasi wisata, diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM,” ucapnya. (*)










