JAKARTA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Persiapan langsung digelar oleh tim baseball Lorenz U8, Lorenz U10 dan Lorenz U12 usai lolos ke turnamen baseball PONY 2026 Asia Pasifik. Persiapan bakal mulai dilakukan 23 Februari 2026 agar bisa mendulang gelar juara di ajang tingkat Asia Pasifik itu dan lolos ke World Series.
Sebelumnya hasil manis dicatat tim baseball Lorenz asal Kota Tangsel, Banten yang berlaga pada ajang turnamen 2026 PONY Baseball Indonesia National Championships yang dilangsungkan di lapangan Baseball GBK, Senayan, Jakarta 9-13 februari 2026. Tiga tim dari kategori U8, U10 dan U12 asal klub yang berlatih di lapangan softball Alam Sutera ini meraih juara.
Lorenz meraih gelar juara untuk tim yang tampil di kategori U8 tahun, U10 tahun dan U12 tahun. Hanya Lorenz kategori U14 tahun yang menempati posisi runner-up usai kalah bersaing dengan klub baseball Flash asal Jawa Barat.
Selanjutnya, Lorenz U8 akan berlaga di turnamen Pinto yang dilangsungkan di Amerika serikat tepatnya di Illinois pada 9-12 Juli 2026. Sementara U10 akan bertanding di Manila pada 16-20 Juni 2026 menghadapi pemenang-pemenang dari wilayah Asia Pasifik.
Sedang Lorenz 12 akan berpetualang ke Shanghai, China pada 8-13 Juni 2026. Sementara pemenang U14 akan bertanding di Manila pada awal Juni tepatnya 1-5 Juni 2026.
Menanggapi hasil di turnamen PONY 2026, pelatih Lorenz U10 Jesse Parengkuan menyatakan cukup puas dengan hasil yang diraih. Hanya saja, Jesse menegaskan pihaknya tetap melakukan evaluasi atas apa yang ditampilkan oleh Abner Gerrard Megah dkk.
“Kekurangan yang masih ada di tim ini akan kita evaluasi, itu yang akan kita perbaiki dan lebih banyak ke koreksi penampilan tim saat persiapan yang akan kita lakukan dua minggu kedepan, karena satu minggu tim kita liburkan,” ucap Jesse.
Sementara soal persiapan menghadapi laga PONY tingkat Asia Pasifik, Jese menyatakan tidak ada persiapan khusus. Pihaknya hanya akan berusaha melakukan perbaikan penampilan pemain saat tampil di GBk agar bisa lebih baik lagi.
“Kita akan review kekurangan pada penampilan di GBK, lalu kita revisi kekurangannya untuk bisa tampil lebih baik lagi nantinya,” tutup Jesse.
Sementara itu pelatih Lorenz U12 Ridzky Aditia langsung bergegas melakukan persiapan menghadapi kejuaraan PONY Asia Pasifik 2026. Karena diakui Ridzky, pihaknya memiliki target bisa menembus World Series PONY 2026.
“Kita langsung berlatih karena kita akan menghadapi tim kuat dari segi pitching, batting dan building. Mereka juga merupakan juara di masing-masing negara,” ucapnya.
“Overall kita akan latihan keras lagi sampai jelang turnamen dan saya selaku pelatih kepala Lorenz U12 memiliki target lolos ke world series,” pungkas Ridzky.
Setidaknya sejauh ini Lorenz U12 sudah memiliki modal lebih dulu usai juara pada ajang Little League Indonesia pada Januari lalu. (*)
TEAM LORENZ TIGER U8
Elwin Nurmansyah (Head Coach), Jalu Bimasakti (Ass. Coach), Firda Nugroho (Coach Manager)
1. Fathan Alghifari Yudhistira, 2. Harvey Yonathan, 3. Sebastian Louis Wijaya, 4. Ryuga Alexander Wang, 5. James Martin, 6. Alverio Buntaran, 7. Giovanni Mikkel Yunarto, 8. Minato Shimodaira, 9. Clifton James Darmawan, 10. Xavier Shawn Gunawan, 11. Jacob Sebastian, 12. Devo Thee, 13. Jullian Asher Zhuang.
TEAM LORENZ TIGER U10
Jesse Parengkuan (Head Coach), Nendy Maharna Suryanjaya (Ass. Coach), Fransisca (Manager)
1. Abner Gerrard Megah, 2. Dave Christopher Salim, 3. Arshaka Varendra Putra 4. Soka Takamatshu 5. Cannera Rochelle Josep, 6. Colin Nathan Iskandar, 7. Saku Kondo, 8. Kay Julio Sandi, 9. Aldean Frey Nugroho, 10. Rakana Kharisma Aripin, 11. Revanda Dharma Aripin, 12. Arjuna Putra Aditya, 13. Dominic Jose Sanggalo, 14. Anka Razan Yunial.
TEAM LORENZ BRONCO U12
Ridzki Aditia (Head Coach), Ranjani Yutania (Coach Manager)
1. Aurellea Marcia Kresnawan, 2. Adrian Zaki Pujanarko, 3. Raphael Maximillian Darmawan, 4. Azka Dirgantara Pradipta Suwangsana, 5. Athar Danish Raditya, 6. David Sebastian fo, 7. Bryn Emmanuelle Sophia Monintja, 8. Mason Dominic Ardianto, 9. Raynard Brendan Tjandra, 10. Rafael Aiden Patuwo, 11. Phillip Jethro Pangaribuan, 12. Revan Lemuel Ratawinata, 13. Gregory Josh Sanggalo.











