JAKARTA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 11 pelaku usaha pilihan asal Kota Tangerang menampilkan produk UMKM unggulan dalam ajang International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang berlangsung International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 4–8 Februari 2026.
Ketua Dekranasda Masturoh Sachrudin mengatakan, belasan pelaku UMKM yang diunggulkan kembali tampil pada ajang Inacraft 2026 di Jakarta. Mereka menampilkan produk-produk unggulan seperti pada kerajinan tangan kreatif yang memanfaatkan produk daur ulang.
Dikatakan Masturoh, pelaku UMKM asal Kota Tangerang ini terus melakukan inovasi agar produknya dapat lebih luas lagi dikenal menjangkau internasional.
“Pelaku usaha Kota Tangerang terus berinovasi, dengan begitu diharapkan jangkauannya lebih luas, produknya semakin dikenal,” kata Masturoh dalam keterangannya, Jumat, 6 Februari 2026.
Menurutnya, ekosistem IKM di Kota Tangerang kini semakin berkembang pesat. Dia merasa bangga para pelaku UMKM ini terus eksis dalam ajang International Handicraft Trade Fair.
Masturoh menuturkan, inovasi adalah kunci agar produk lokal tidak hanya jago kandang, tetapi mampu merambah pasar global.
“Saya sangat bangga dengan keikutsertaan UMKM kita di Inacraft hingga eksis di tahun ini,” ujarnya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang Muhammad Ali Furqon menjelaskan, 11 pelaku usaha kerajinan yang terpilih mewakili Kota Tangerang, empat di antaranya telah mampu tampil secara mandiri. Sisanya berada di bawah naungan stand kolektif pemerintah.
“Produk yang dipamerkan tahun ini sangat beragam dan memiliki kualitas tinggi mulai dari sektor fesyen dan tekstil, dekorasi rumah hingga produk daur ulang,’ katanya.
Menurutnya, sebagian besar produk kerajinan asal Kota Tangerang yang hadir di ajang Inacraft 2026 sudah menembus pasar ekspor. “Produk-produm yang ditampilkan secara kualitas sudah terjamin dan melalui seleksi ketat dengan standar SNI yang baik,” ujar Ali Furqon.
Dia berharap, kedepan para pelaku UMKM Kota Tangerang terus melakukan inovasi dan termotivasi untuk bergabung menjadi binaan Dinas Perindagkop UKM, sehingga produk lokal Kota Tangerang semakin mendominasi pasar nasional maupun internasional.(adv)
Reporter : Abdul Aziz











