Pemkot Serang Launching Hibah Rp4,1 Miliar, Perkuat Peran Lembaga dalam Pembangunan Daerah

Wali Kota Serang, Budi Rustandi memberikan sambutan.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang secara resmi melaunching penyaluran dana hibah Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan dan sosialisasi kepada para penerima hibah. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Wisata, Kota Serang, Kamis (22/1), dan diikuti oleh 30 lembaga penerima hibah dari berbagai bidang.

Tahun Anggaran 2026, Pemkot Serang menyalurkan dana hibah sebesar Rp4.105.000.000 kepada 30 lembaga penerima, yang secara resmi dilaunching bersamaan dengan kegiatan pembinaan dan sosialisasi mekanisme hibah.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan hibah dimanfaatkan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

“Kami mengadakan launching hibah sekaligus memberikan pembinaan kepada para penerima hibah terkait mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Tujuannya agar penyaluran hibah ini tepat sasaran dan benar-benar sesuai dengan peruntukannya,” ujar Budi Rustandi.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut merupakan kewajiban Pemkot Serang agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, penerima hibah diharapkan mampu mengelola bantuan secara optimal dan bertanggung jawab.

Pada tahun ini, alokasi hibah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, di tengah berbagai kebutuhan pembangunan strategis, seperti penanganan banjir, penguatan sektor kesehatan, dan peningkatan kualitas pendidikan. Meski demikian, Pemkot Serang tetap memberikan perhatian besar terhadap kegiatan keagamaan.

Dari total 30 lembaga penerima hibah, porsi terbesar dialokasikan untuk kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi. Menurut Wali Kota, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam menjaga marwah Kota Serang sekaligus mendukung program unggulan Serang Mengaji.

“Ke depan, saya berharap prestasi Kota Serang dalam MTQ bisa terus meningkat. Tahun kemarin kita masuk delapan besar, dan ke depan saya berharap bisa meraih juara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Serang, Ina Linawati, menjelaskan bahwa kegiatan launching dan sosialisasi hibah ini merupakan agenda Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Serang.

Ia menegaskan bahwa hibah bersifat tidak wajib, tidak mengikat, dan tidak diberikan secara terus-menerus. Hibah dapat diberikan kepada lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi sosial, sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Persyaratan utama pengusulan hibah di antaranya lembaga harus memiliki NPWP dan legalitas lembaga yang sah,” jelas Ina.

Mekanisme pengusulan hibah dilakukan melalui penyampaian proposal kepada Wali Kota Serang, dengan tembusan ke perangkat daerah yang menjadi leading sector. Untuk Tahun Anggaran 2026, terdapat enam perangkat daerah yang menangani hibah, yakni Setda, Kesbangpol, Dinas Pekerjaan Umum, Dispora, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Seluruh proses pengusulan hibah dilakukan secara transparan melalui aplikasi SCPD, di mana setiap lembaga memiliki akun masing-masing berbasis NPWP. Besaran hibah yang diterima pun bersifat variatif, bergantung pada usulan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan.

“Prinsipnya, hibah ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, sekaligus pengikat bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran serta seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait