440 KK di Kelurahan Pakuhaji Terendam Banjir sejak Minggu, Sebagian Mengungsi

banjir pakuhaji
Ratusan KK di Kelurahan Pakuhaji terendam banjir akibat luapan Kali Apur sejak Minggu, 11 Januari 2026. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

PAKUHAJI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 440 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terdampak banjir luapan Kali Apur sejak Minggu, 11 Januari 2026, lalu.

Hingga Rabu, 14 Januari 2026, debit air dilaporkan mulai menyurut secara perlahan, namun warga masih bertahan di sejumlah titik pengungsian.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data resmi Kelurahan Pakuhaji, terdapat 10 titik lokasi yang terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20 centimeter hingga 80 centimeter. Lokasi terdampak meliputi Kampung Pondok Lor, Kampung Sukamulya, hingga Kampung Rawa Kalong.

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga fasilitas pendidikan, yakni SDN Pakuhaji 2 dan Pondok Pesantren pimpinan Ustaz Musonif dilaporkan turut terendam banjir.

Warga yang terdampak, termasuk kelompok rentan seperti Lansia dan Balita, kini mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Warga mengungsi di Musala Baitul Sobirin dan sebagian lagi ke rumah sanak keluarga yang tidak terdampak,” ujar Sekel Pakuhaji Ahmad Hilman, mewakili Lurah Pakuhaji M Sanusi, di lokasi.

Penyebab utama banjir ini diidentifikasi karena posisi tanah pemukiman yang rendah serta ketidakmampuan Kali Apur menampung debit air kiriman. Diketahui, hulu Kali Apur berada di Desa Pondok Jaya dan mengalir ke hilir di Kalang Anyar, Desa Kramat.

“Kondisi Kali Apur saat ini belum diturap, sehingga air mudah meluap saat intensitas hujan tinggi. Solusi jangka panjang yang kami butuhkan adalah pembangunan drainase dari pemukiman langsung menuju Kali Apur juga,” lanjut Hilman.

Pemerintah Kelurahan Pakuhaji telah mendistribusikan bantuan logistik darurat kepada para pengungsi. Bantuan yang disalurkan berupa air mineral, mi instan, dan beras.

Selain logistik, Puskesmas Pakuhaji juga membuka layanan pengobatan gratis di dua titik posko kesehatan, yaitu di Kampug Sukamulya dan Kampung Pondok Lor, guna mengantisipasi penyakit pascabanjir bagi warga.

“Pak Lurah (M. Sanusi) sedang menjemput logistik bantuan dari Pemkab Tangerang di Tigaraksa,” imbuhnya. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait