RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMP Negeri 2 Rajeg, Kecamatan Rajeg, resmi meraih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). Pencapaian tersebut, menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola sekolah, serta kualitas pembelajaran yang berkelanjutan.
Dengan diraihnya akreditasi A ini, SMPN 2 Rajeg semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah menengah pertama unggulan di wilayah Rajeg dan sekitarnya. Artinya, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 2 Rajeg karena memang memiliki kredibilitas dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kepala SMPN 2 Rajeg Timing Merawati menyampaikan, rasa syukur dan kebanggaannya atas hasil akreditasi tersebut. Menurutnya, Akreditasi A bukan sekadar nilai administratif, tetapi hasil dari kerja keras seluruh warga sekolah yang telah bersama-sama meriah akreditasi A.
“Alhamdulillah, Akreditasi A ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan dukungan masyarakat. Ini bukan hasil instan, melainkan proses panjang yang kami jalani dengan penuh komitmen,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 22 Desember 2025.
Timing menambahkan, bahwa pihak sekolah sejak awal telah menargetkan peningkatan mutu secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi berkelanjutan. Bahkan, untuk meraih Akreditasi A SMPN 2 Rajeg harus memenuhi berbagai instrumen penilaian BAN-S/M yang mencakup delapan standar nasional pendidikan, di antaranya standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, hingga standar sarana dan prasarana.
“Kami terus berupaya membangun budaya mutu di sekolah. Setiap program dirancang berdasarkan kebutuhan siswa dan standar nasional pendidikan. Akreditasi A ini menjadi pengakuan atas upaya tersebut. Kami mempersiapkan akreditasi ini jauh hari, mulai dari pembenahan administrasi, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, hingga penataan lingkungan sekolah agar lebih nyaman dan ramah bagi siswa,”paparnya.
Ia menjelaskan, pentingnya perencanaan berbasis evaluasi diri sekolah (EDS) sebagai langkah awal. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan ini adalah peningkatan kualitas guru dan inovasi pembelajaran. Bahwa, penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan administrasi sekolah juga menjadi perhatian serius.
“Kami melakukan evaluasi diri secara jujur. Dari situ kami tahu kekurangan kami apa, lalu kami perbaiki satu per satu. Itu kunci utama dalam meraih akreditasi terbaik, guru-guru kami terus didorong untuk berinovasi. Pembelajaran tidak hanya berpusat di kelas, tetapi juga berbasis proyek, literasi, dan penguatan karakter. Semua itu menjadi nilai tambah dalam penilaian akreditasi. Bahkan, Kami mulai membiasakan pembelajaran berbasis digital dan administrasi yang tertib. Ini penting karena sekolah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,”ungkapnya.
Menurut Timing, selain aspek akademik, sarana dan prasarana juga menjadi bagian penting dalam penilaian akreditasi. Kepala Sekolah menyebut bahwa SMPN 2 Rajeg terus melakukan pembenahan fasilitas sekolah.
“Kami berupaya menyediakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan nyaman. Ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, hingga sanitasi kami benahi secara bertahap,”tutupnya. (*)










