KPM PKH Kabupaten Tangerang Didorong Lakukan Graduasi Mandiri

Korkab PKH Tangerang Dede Damyati saat melaksanakan rutinitas menemui KPM PKH. Foto: Korkab PKH Tangerang for bantenekspres.co.id

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) terus berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selain penyaluran bantuan sosial (Bansos), salah satu fokus utama program ini adalah mendorong KPM untuk mencapai graduasi, yaitu momen keluarnya kepesertaan sebagai penerima Bansos.

Bacaan Lainnya

​Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Tangerang Dede Damyati yang akrab disapa Adam menjelaskan, secara umum, graduasi berarti keluar atau pencapaian kenaikan.

Namun, dalam konteks program Kemensos, graduasi merupakan indikasi adanya peningkatan dan kemandirian sosial ekonomi KPM.

“Graduasi adalah keluarnya kepesertaan KPM sebagai penerima Bansos, baik dikarenakan adanya peningkatan/kemandirian sosial secara ekonomi, maupun adanya kesadaran dalam diri KPM secara sukarela untuk keluar dari program,” jelas Adam, Kamis, 11 Desember 2025.

Adam menegaskan, terdapat dua jenis graduasi utama berdasarkan penyebab keluarnya penerima Bansos dari program, yakni Graduasi Mandiri dan Graduasi Alamiah.

Dipaparkan Adam, Graduasi Mandiri merupakan bentuk graduasi yang paling ideal. Proses ini terjadi ketika KPM secara sukarela dan sadar mengajukan diri untuk mundur dari daftar penerima Bansos.

“Ini adalah capaian terbaik, di mana penerima Bansos telah mengalami peningkatan sosial ekonomi yang signifikan, sehingga mereka merasa tidak lagi memerlukan bantuan dari program pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Adam, jenis yang kedua adalah Graduasi Alamiah, terjadi karena KPM sudah tidak lagi memenuhi kriteria atau komponen yang dipersyaratkan oleh program seperti PKH, atau adanya perubahan desil dari hasil pemadanan data/sinkronisasi.

​Dengan adanya dorongan terhadap Graduasi Mandiri, pihaknya berharap Bansos yang disalurkan dapat semakin tepat sasaran dan memberikan kesempatan bagi keluarga pra-sejahtera lainnya yang lebih membutuhkan. (*)

Pos terkait