CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Penggunaan APBD Kota Tangsel 2025 saat ini memasuki akhir triwulan keempat. Namun, sampai 8 Desember 2025 serapan penggunaan APBD di kota termuda di Provinsi Banten tersebut masih terbilang rendah.
Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tangsel Agus Heru Santoso mengatakan, APBD murni Kota Tangsel tahun ini sebesar Rp4,8 triliun. Sedangkan APBD perubahan 2025 sebesar Rp5,006 triliun.
“Hingga 8 Desember 2025 serapan penggunaan APBD sudah mencapai 68,3 persen atau Rp3,4 triliun,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 8 Desember 2025.
Heru menambahkan, untuk fisiknya atau progres pekerjaannya sudah 87,56 persen dan hal itu dipengaruhi oleh pekerjaan-pekerjaan fisik konstruksi. Diperkirakan pada minggu kedua Desember diprediksi pihak ketiga sudah mulai mengajukan pembayarakan pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan.
“Dan sisanya sesuai aturan minggu ketiga dan keempat untuk pengajuan pembayaran. Tapi, paling banyak diminggu ketiga atau sekutar tanggal 20 Desember untuk pengajuan pembayaran,” tambahnya.
Menurutnya, fisik itu progres pekerjaannya bernama realisasi fisik. Ia mencontohkan bimbingan teknis (Bimtek), pembekalan, fisik konstruksi, pengadaan barang itu disebut realisasi fisik.
Dimana realisasi penggunaan APBD yang paling besar ada dibagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.
“Beberapa OPD itu realisasi penggunaam APB rata-rata sudah diatas 80 persen. Paling tinggi 89 persen bagian Kesra. Paling rendah realisasi keuangan adalah dinas fisik, yakni Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK), Disperkimta dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang,” jelansya.
Heru mengungkapkan, untuk fisiknya pada 3 dinas tersebut sudah besar. Untuk dinas DSDABMBK sudah 86 persen tapi, keuangannya baru 52 persen. Dinas Cipta Karya sudah 87 persen untuk fisik dan keuangan baru 56 persen. Sedangkan Dinas Perkimta sudah 88 persen untuk fisik dan keuangan 61 persen.
“Prediksi kita sampai akhir tahun realisasi penggunaan APBD sebesar 94 hingga 96 persen,” tutupnya. (*)










