Mayat Terbungkus Plastik di Kebun Pisang, Polisi Temukan Luka Sayatan dan Lebam

Mayat Terbungkus Plastik di Kebun Pisang, Polisi Temukan Luka Sayatan dan Lebam
Kapolresta Tangerang Kombespol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menunjukkan lokasi penemuan mayat di Desa Bunder, Kecamatan Cikupa. Foto Humas Polresta Tangerang

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Misteri penemuan mayat tanpa identitas yang dibungkus plastik hitam di kebun pisang mulai menemukan titik terang. Tim INAFIS Polresta Tangerang mengidentifikasi adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, termasuk luka sayatan dan lebam.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan, hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka rapi di sisi kanan leher korban yang diduga akibat benda tajam.

Bacaan Lainnya

“Dari pemeriksaan luar tim forensik, tampak luka menganga yang rapi di leher sebelah kanan, mirip terkena benda tajam. Selain itu ada lebam-lebam di lengan kanan dan bibir,” jelas Indra, Jumat 21 November 2025.

Penemuan mayat tersebut sebelumnya membuat geger warga Desa Bunder, Kecamatan Cikupa. Warga awalnya mencium bau busuk dari area kebun pisang. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari plastik hitam berisi potongan tubuh manusia. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Indra menambahkan, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan melalui uji histopatologi untuk memastikan ada tidaknya tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian. Adapun waktu kematian diperkirakan terjadi tiga hingga lima hari sebelum pemeriksaan dilakukan.

“Indikasi awal memang mengarah pada adanya tindak kekerasan. Namun kami masih menunggu hasil lengkap pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pastinya,” kata Indra.

Kepolisian juga telah mengumpulkan berbagai keterangan serta bukti awal di lokasi kejadian. Tim penyidik kini bergerak menelusuri rangkaian peristiwa yang mengarah pada penemuan jenazah tersebut.

“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara resmi,” tegasnya. (*)

Pos terkait