Buruh Tuntut Kenaikan Upah 11 Persen, Apindo Sebut Banyak Perusahaan Melakukan Efisiensi

Ketua Apindo Kota Tangerang, Ismail

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Tuntutan buruh di Kota Tangerang yang meminta kenaikan upah sebesar 11,28 persen dari tahun sebelumnya menjadi sorotan para pengusaha khususnya di Kota Tangerang. Sedangkan ekonomi global masih dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Ketua Apindo Kota Tangerang, Ismail mengungkapkan, masih banyak perusahaan industri khususnya di Kota Tangerang masih melakukan efisiensi agar tetap bertahan.

Bacaan Lainnya

Menurut Ismail, banyak pengusaha di Kota Tangerang tidak sanggup memenuhi tuntutan kenaikan upah buruh setiap tahunnya.

“Kondisi saat ini masih banyak perusahaan yang melakukan efisiensi. Belum lagi daya beli masyarakat masih di bawah rata-rata, itu juga mempengaruhi pemasukan perusahaan sehingga tidak sedikit perusahaan yang akhirnya menekan jumlah pengeluaran,” ungkap Ismail, belum lama ini.

Namun, di sisi lain kesejahteraan pegawai harus dipenuhi karena harga kebutuhan pokok terus naik. Upaya buruh meminta kenaikan upah setiap tahunnya hal biasa.

“Kondisi saat ini masih ada perusahaan belum bisa dikatakan pulih sepenuhnya. Kemudian lagi, datangnya produk impor juga secara tak langsung ikut mempengaruhi pemasukan industri dalam negeri. Tak hanya perusahaan besar, tapi juga UMKM lokal ikut terdampak,” paparnya.

“Secara internal perusahaan diminta untuk efisiensi agarvtetap dapat bertahan dan berdaya saing,” sambungnya.

Terlebih, terdapat beberapa perusahaan tekstil di kota Tangerang yang tumbang hingga berpindah ke daerah lain. “Ada beberapa perusahaan yang tutup karena kalah bersaing. Bahkan rasionalisasi dan ada juga yang hengkang ke daerah lain,” bebernya.

Ia pun mengajak segenap pengusaha di kota Tangerang terus bangkit dan tetap ada di Kota Tangerang. “Kita harus bisa menganalisa di masing-masing perusahaannya sehingga tetap bisa terus bersaing,” imbuhnya.

Meski demikian Apindo mengapresiasi bahwa Kota Tangerang tetap dalam kondisi kondusif meski eskalasi sosial politik nasional tengah bergejolak.

Iklim investasi yang kondusif dan semakin baik di Kota Tangerang menjadi data tarik bagi investor. Menurut Ismail, Kota Tangerang sebagai salah satu pusat industri dan bisnis yang strategis.

“Kota Tangerang tetap kondusif,” ujarnya.

Meski demikian, kata Ismail, para pengusaha tetap memiliki rasa kekhawatiran dengan kondisi sosial politik di Indonesia saat ini. Dia berharap seluruh pihak dapat menjaga stabilitas kondisi saat ini. “Kondisi saat ini tentunya kami juga pasti ada kekhawatiran melihat perkembangan situasi dan kondisi saat ini,” tandasnya.(*)

Pos terkait