LEBAK, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak akan menerapkan konsep ekonomi hijau dan ekonomi biru sebagai solusi berkelanjutan ketahanan pangan.
Bupati Lebak Moch Hasbi Jayabaya menyampaikan, bahwa tantangan ketahanan pangan di Lebak harus dihadapi dengan pendekatan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan potensi lokal.
“Kabupaten Lebak memiliki potensi besar, baik dari sektor pertanian maupun kelautan. Untuk itu, kami mendorong pengembangan ekonomi hijau dan biru sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan,” kata Bupati Hasbi.
Menurut dia, konsep ekonomi hijau menitik beratkan pada pemanfaatan sumber daya alam secara efisien dan ramah lingkungan di sektor pertanian, serta ekonomi biru yang memaksimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan, diyakini mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Lebak, khususnya di wilayah selatan.
“Alhamdulillah, konsep ekonomi hijau dan ekonomi biru ini mendapat dukungan dari anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Arief Rachman yang datang langsung dan berdiskusi panjang dengan kita,” ujarnya.
Arief Rachman, anggota DPR RI Fraksi NasDem menyambut baik arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lebak dan menyatakan dukungannya agar program-program strategis di sektor pangan dan kelautan dapat diakomodasi dalam agenda nasional.
“Kami siap mendorong program-program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat daerah, khususnya yang terkait dengan penguatan pangan berbasis potensi lokal seperti pertanian dan kelautan. Ini penting untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ucap Arif Rahman.(*)










