Resmi Dilantik, Ketua LBH Ansor Banten: Siap Jadi Garda Terdepan Membela Masyarakat Kecil

Puluhan Pengurus LBH Ansor Banten periode 2025–2029 tengah dilantik di Hotel Puri Kayana, Senin 6 Oktober 2025.

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Banten, Abdul Rojak siap menjadikan lembaganya sebagai garda terdepan dalam membela masyarakat kecil.

Hal itu diungkapkan usai pelantikan Pengurus LBH Ansor Banten periode 2025–2029 di Hotel Puri Kayana, Senin 6 Oktober 2025.

Bacaan Lainnya

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum LBH PP GP Ansor, Dendy Zuhairil Finsa.

Ketua LBH Ansor Banten, Abdul Rojak, menegaskan bahwa lembaga ini bukan sekadar wadah bantuan hukum, melainkan juga ruang pengabdian dan perjuangan kader muda Ansor yang bergerak di bidang hukum.

“LBH Ansor Banten harus menjadi wadah perjuangan kader muda Ansor dalam menegakkan nilai-nilai keadilan sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Ia menambahkan, LBH Ansor Banten akan berperan aktif hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pemberi rasa keadilan.

“Kami ingin LBH Ansor menjadi garda terdepan dalam membela masyarakat kecil dan memastikan hukum benar-benar menjadi alat keadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Banten, Tb Adam Ma’rifat, menuturkan keberadaan LBH Ansor menjadi pelengkap penting dalam medan perjuangan organisasi. Menurutnya, setiap bagian dari GP Ansor memiliki peran strategis dalam membangun peradaban.

“Jihadnya ada di Banser, mujahadah ada di MDS, dan ijtihadnya ada di sahabat-sahabat LBH,” ungkapnya.

Adam menilai, saat ini masih banyak bentuk kesewenang-wenangan dan ketidakadilan yang terjadi di Provinsi Banten, baik karena faktor struktural maupun kultural. Dalam kondisi tersebut, peran LBH Ansor menjadi sangat penting sebagai benteng dan busur panah untuk melawan ketidakadilan.

“LBH Ansor harus terus menjadi pelopor keadilan dan pelindung masyarakat kecil yang sering kali tidak memiliki akses terhadap bantuan hukum,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum LBH PP GP Ansor, Dendy Zuhairil Finsa, memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru ini. Ia menyebut, LBH Ansor merupakan benteng keadilan dan kemanusiaan yang tak hanya berperan di ruang pengadilan.

“Lembaga ini hadir bukan hanya sebagai pembela di ruang sidang, tetapi juga sebagai pendidik, pendamping, dan penggerak kesadaran hukum di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya LBH Ansor untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok-pelosok negeri, agar kesadaran hukum tidak hanya menjadi milik kaum terdidik perkotaan, melainkan juga masyarakat desa yang sering terpinggirkan.

“Dengan semangat keberpihakan kepada masyarakat kecil, LBH Ansor berkomitmen memberikan konsultasi hukum dan pendampingan secara menyeluruh untuk menegakkan keadilan bagi semua,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi LBH Ansor Banten untuk tampil sebagai lembaga yang progresif, responsif, dan berpihak kepada masyarakat. Dengan semangat keislaman dan kemanusiaan, LBH Ansor siap menjadi benteng keadilan di Banten. (*)

 

 

 

Pos terkait