Lestarikan Alam, Wali Kota Tangerang, DPRD, TNI dan Scooterist Rawat Situ Cangkring

Lestarikan Alam, Wali Kota Tangerang, DPRD, TNI dan Scooterist Rawat Situ Cangkring
Menebar Ikan di situ cangkring, menjaga kelestarian alam di Kota Tangerang. Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

PERIUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), 5 Oktober, Wali Kota Tangerang Sachrudin kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.

Bersama ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam dan Wakil ketua Andri Permana serta jajaran TNI dan komunitas motor scooterist Stakota, Sachrudin turun langsung menanam pohon dan menebar benih ikan di kawasan Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Minggu, 5 Oktober 2025, sore WIB.

Bacaan Lainnya

Menurut Sachrudin, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam di tengah pesatnya pembangunan kota.

HUT TNI ke 80 di Situ Cangkring Bersama Wali kota dan DPRD Kota Tangerang

“Ini merupakan bentuk kolaborasi agar ekosistem lingkungan tetap terjaga, khususnya di kawasan Situ Cangkring. Kalau dirawat dengan baik, manfaatnya akan kembali besar untuk masyarakat,” ujar Sachrudin.

Ia menekankan, Situ Cangkring memiliki peran vital sebagai kawasan resapan air sekaligus pengendali banjir di wilayah sekitar. Selain itu, situ juga menjadi penyangga ekosistem yang mendukung ketersediaan air saat musim kemarau.

“Situ ini bukan sekadar pemandangan indah. Ia berfungsi sebagai resapan, tandon air, sekaligus pencegah kekeringan. Karena itu, sudah seharusnya kita semua ikut menjaga dan merawatnya,” tegasnya.

Sachrudin juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya pencemaran lingkungan, baik air, udara, maupun sosial.

“Tidak boleh ada lagi pencemaran di wilayah kita. Kalau masih ada yang coba-coba merusak lingkungan, tentu akan ada sanksi tegas,” tandasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sachrudin berharap semangat gotong royong masyarakat terus tumbuh, seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan alam sebagai warisan bagi generasi mendatang. (*)

Pos terkait