Target Nilai Investasi Kerja Sama Perseroda PITS – Palyja Capai Rp 1,162 Triliun

Dirops Perseroda PITS, Sugeng Santoso. Foto: Endang Sahroni/ BantenEkspres.co.id

PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Perusahaan Daerah (Perseroda) Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) tengah mempersiapkan kerja sama Sistem Penyediaan Air Minum dengan PT Palyja Tirta Tangsel. Target nilai investasi dari kerja sama ini bisa mencapai Rp 1,162 triliun.

Hal ini dijelaskan Direktur Operasional Perseroda PITS, Sugeng Santoso. “Kalau nilai investasinya kurang lebih Rp 1,162 triliun,” kata Sugeng, di kantronya, Selasa 16 September 2026.

Bacaan Lainnya

Sugeng melanjutkan, besarnya nilai investasi yang akan masuk ke Kota Tangsel ini lantaran, kerja sama PITS dan Palyja dalam hal pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) SPAM di Kota Tangsel. Sehingga, pembangunannya membutuhkan modal besar.

“Kerja samanya itu, Palyja membangun instalasi pengelolaan air minum, dan JDU yang perkiraan panjangnya sampai 5.000 kilo meter,” ujarnya.

Lalu, setelah jaringan distribusi utama terpasang, selanjutnya Perseroda PITS yang akan melakukan pemasangan instalasi jaringan ke pelanggan atau ke warga.

Menurut Sugeng, pelayanan SR (sambungan langsung) oleh PITS, pembayaran pemakaian air minum dari pelanggan langsung ke PITS, sesuai regulasi.

“Kerja sama PITS dan PT Palyja ini BOT (Build Operate Transfer), atau model kerja sama B to B. Di mana pihak Palyja membangun, mengoperasikan, dan kemudian mentransfer fasilitas atau infrastruktur kembali kepada PITS,” jelasnya, seraya mengatakan jangka waktu kerja sama tersebut selama 30 tahun.

Artinya, lanjut Sugeng, selama 30 tahun, JDU dan SPAM menjadi kewenangan atau hak milik Palyja. Namun, setelah konsesi yang disepakati berakhir, aset dan kewenangan keseluruhannya menjadi milik Perseroda PITS.

Sejatinya, jika kerja sama ini terwujud juga akan mengurangi beban biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan SPAM di Kota Tangsel. Dalam RISPAM, ujar Sugeng, kebutuhan investasi SPAM itu mencapai Rp 3,3 triliun lebih. Sehingga, dengan terwujudnya kerja sama ini maka, hampir separuhnya kebutuhan biaya SPAM tercapai.

“Tetapi, yang kami rasa penting dalam kerja sama ini adalah untuk mencapai target Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum (RISPAM) Kota Tangsel. Dengan kerja sama ini, target RISPAM bisa terpenuhi,” ujar pria penghobi olahraga tenis meja ini. (*)

Pos terkait