SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan mengunjungi korban kebakaran asrama polisi Polsek Serpong, Kamis, 4 September 2025.
Dengan didamping Kepala Pelaksana BPBD Sutang Suprianto, Camat Serpong Syaifuddin, Kepala Dinas Sosial Mohamad Ervin Ardani, Kepala Dindikbud Deden Deni Pilar mengunjungi dan menyampakai keprihatinannya atas musibah yang dialami penghuni asrama tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Pilar didampingi kepala Asrama Polsek Serpong Jaka dan Kapolsek Serpong Kompol Suhardono meninjau lokasi bangunan yang kudes terbakar. Dirinya juga sempat berkomunikasi dengan Kepala Disperkimta Kota Tangsel agar segera mambangun kamar mandi umum di lokasi kebakaran.
Kemudian Pilar berbincang dengan warga dan memberikan bantuan yang diperlukan, mulai dari pakaian, selimut, tempat tidur, paket sembako dan lainnya. Pilar juga menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang masih duduk dibangku sekolah.
Pilar mengatakan, pihaknya mengunjungi korban kebakaran dan bersyukur mereka berkumpul dan dievakuasi di musala di kawasan asrama yang terbakar. “Awalnya, korban kebakaran ini dievakuasi ke aula Kecamatan Serpong tapi, mereka pengen pindah ke kusala supaya dekat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 4 September 2025.
Pilar menambahkan, dirinya juga berkoordinasi dengan kapolres terkait bantuan yang diperlukan, baik dari BPBD Dinsos, Dinkes dan Dindikbud. Menurutnya, Damkar juga kemarin langsung melakukan pemadaman.
“Saya datang dan bawa baju-baju yang diperlukan karena kebanyakn dari mereka tidak bisa selamatkan pakaian dan semalam kita belanja pakaian. Yang penting sekarnag bertahan dulu, kedepannya kami akan diskusikan dengan kapolres apa saja yang dibutuhkan warga untuk recovey,” tambahnya.
Menurutnya, pihaknya akan melihat apa yang dibutuhkan, tidak hanya Disperkimta saja tapi, kita juga akan gandeng dengan Baznas apa saja bangunan yang bisa dibantu untuk recovery rumahnya.
“Tapi, sekali lagi dengan izin polres karena ini aset milik kepolisian, kita berkordinasi terus dan kita kedepan pikirkan recovery apa yang akan dilakukan. Yang pasti dalam waktu dekat ini kita akan bangun mandi cuci kakus (MCK) untuk bisa dimanfaatkan warga. Jumlahnya tergantung kebutuhan warga, bisa 1-2 unit,” jelasnya.
Pilar mengaku, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil penelitian dari kepolisian. Namun dugaan awal karena korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
“Kerugian belum diketahui tapi, dari pihak polres yang akan menghitung karena ini aset polisi. Bagi warga yang kehilangan surat atau ijazah, untuk pelayanan dari Dukcapil akan membantu surat-surat yang rusak dan akan dilakukan penanganan dengan cepat dan gratis,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, pihaknya menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah, sepatu, tas dan sejumlah buku kepada korban kebakaran yang masih berstatus pelajar.
“Bantuan ini diberikan oleh Pak Wakil Wali Kota kepada 4 pelajar, yakni untuk 2 siswi SMA, 1 siswa SMP dan 1 siswi SD,” singkatnya. (*)










