CIKEUSAL,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cilayang 3, di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, sudah melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Kamis 21 Agustus 2025.
MBG diberikan setiap pukul 07.30 WIB, dari Senin sampai Jumat dengan menu yang berbeda-beda setiap harinya, mulai dari ayam, telur, daging, lalu sayuran, dan buah-buahan.
Para siswa mengaku, sangat senang diberikan MBG ini karena dapat menghemat uang jajannya, yang akhirnya uangnya bisa ditabung.
Tidak ada yang mengeluhkan soal rasa dan menu MBG, karena masakannya dinilai enak dan puas ketika dimakan.
Namun, mereka hanya menginginkan adanya susu yang diberikan setiap hari, jangan hanya diberikan setiap Jumat saja.
Keinginan tersebut, diungkapkan Suci Siswa Kelas 6 SDN Cilayang 3 kepada wartawan ketika ditemui di sekolahnya.
Menurutnya, susu sangat penting karena banyak disukai anak-anak dan seharusnya ditambahkan ke menu MBG setiap hari jangan hanya diberikan pada Jumat saja.
“Pengennya ditambah susu setiap hari ka, jangan cuman sekali doang setiap hari Jumat,” katanya.
Suci mengaku, menu makanan yang diberikan dinilai sangat enak bahkan dirinya selalu habis tanpa sisa makanan.
“Enak makanannya, selalu saya habiskan juga tidak ada yang saya sisakan,” ujarnya.
Dengan adanya program MBG ini, Suci mengaku, uang jajan yang diberikan orangtuanya selalu utuh karena tidak terpakai, yang akhirnya bisa ditabungnya untuk kemudian hari apabila dibutuhkan.
“Uang jajan saya Rp10 ribu perhari, biasanya suka habis kan jajan beli makan juga, tapi sekarang tidak habis selalu sisa bahkan tidak kepakai jadi bisa ditabung deh,” ucapnya.
Senada yang disampaikannya, siswa kelas 6 SDN Cilayang 3 yang bernama Rohman juga mengaku, makanan yang disediakan sangat enak dan lahap dimakan hanya saja tidak ada susu.
“Enak banget makanannya, ada ayam, kadang ikan, sayuran dan buah-buahan, kalau susu ada tapi Jumat doang, pengennya setiap hari ada susu,” ujarnya.
Rohman mengatakan, uang jajan yang diberikan orangtuanya sebesar Rp12 ribu, yang biasanya habis terpakai namun kini tidak karena sudah ada makan pagi.
“Saya bawa uang jajan Rp12 ribu dikasih mamah, tapi sekarang bisa ditabung karena selalu ada sisa atau bahkan tidak terpakai,” ucapnya.
Sementara itu, Guru SDN Cilayang 3 yang juga Tenaga Administrasi bernama Hendri mengatakan, MBG di sekolahnya sudah berjalan tiga hari dimulai Kamis, Jumat dan Senin, dengan total 121 penerima kelas 1 sampai kelas 6 semua kebagian.
Adapun menunya berbeda-beda, Kamis kemarin menunya nasi, ayam rebus ditambah tahu, sayuran, dan buah, untuk Jumat menunya telur rebus, daging, sayuran capcay, buah dan susu, lalu Senin ini menunya ayam goreng, tahu tempe, sayuran dan buah-buahan.
“Alhamdulillah anak-anak makannya pada lahap enak makanannya, dan uang jajan mereka juga tetap utuh bisa untuk ditabung. Dengan adanya MBG ini, para siswa jadi semangat datang ke sekolah, bahkan mereka minta Sabtu Minggu ada MBG juga katanya,” katanya.
Hendri mengatakan, di sekolahnya MBG diberikan pukul 07.30 WIB untuk makan sarapan sebelum memulai pelajaran, dengan total siswa 121 orang semuanya kebagian kecuali ada yang sakit tidak bisa masuk sekolah.
Ia mengaku, para siswa menginginkan susu diadakan setiap hari jangan hanya Jumat saja, karena mungkin anak-anak itu paling suka dengan susu.
“Mereka pada senang ada MBG ini, ada yang susu harus diberikan setiap hari gitu, coba nanti saya sampaikan ke dapur MBG apakah bisa setiap hari ada susu. Alhamdulillah pada antusias, mereka semangat sekolah, uang jajan bisa ditabung, dan banyak manfaat lainnya,” ujarnya. (*)










