Aksi Bersih Lingkungan Sekolah, Sebagai Pembiasaan Terhadap Siswa

Siswa SDN Balaraja II, saat melakukan aksi bersih lingkungan sekolah dalam rangka pembiasan terhadap siswa. Randy/Bantenekapres.co.id

BALARAJA,BANTEKSPRES.CO.ID – SDN Balaraja II, Kecamatan Balaraja, mengajak siswanya merapihkan halaman sekolah sambil bermain, hal tersebut untuk mengajak siswa peduli terhadap sekolah dan terbiasa dengan lingkungan yang bersih dan sehat.

Bahkan, para siswa hanya di arahkan cara merawat lingkungan sekolah. Selebihnya para siswa melakukan sendiri cara melakukan perawatan dan membersihkan lingkungan sekolah agar terlihat bersih dan sehat. Pasalnya, dengan kegiatan tersebut para siswa akan terbiasa dan bisa melakukan kegiatan tersebut di rumah mereka.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Balaraja Enung Supriatin mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya pembiasaan kepada siswa agar mereka bisa terbiasa dengan melakukan pembiiasa dalam merawat lingkungan dan peduli terhadap lingkungan agar bersih. Jadi, saat halaman sekolah kotor mereka dengan sendirinya akan membersihkan tanpa harus di suruh.

“Kita membentuk mereka dengan Kemandirian dan disiplin, jadi mereka bisa dengan peduli terhadap lingkungan mereka. Tanpa harus di suruh, mereka kerjakan sendiri atau bersama. Bahkan, saat di rumah mereka juga bisa kerjakan sendiri,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Sabtu 23 Agustus 2025.

Enung menambahkan, bahwa pihaknya juga memberikan beberapa informasi pentingnya menjaga lingkungan sekolah, agar mereka paham bahwa dengan lingkungan yang bersih dan sehat maka belajar dan berkegiatan di sekolah menjadi nyama dan sehat. Kalau kondisi kotor, maka akan menimbulkan penyakit dari lingkungan yang tidak sehat.

“Kita kasih contoh sederhananya, kalau lingkungan kotor maka akan mudah terkena penyakit. Maka itu, harus dilakukan dengan melakukan pembersihan lingkungan agar tetap bersih dan sehat,”paparnya.

Ia menjelaskan, wajib bagi siswa menjaga lingkungan sekolah, karena itu salah satu pendidikan karakter siswa yang wajib dilakukan oleh sekolah. Bahkan, dengan melakukan aksi bersih lingkungan sekolah kekompakan meraka menjadi kuat. Artinya, antara siswa kompak walaupun mereka beda kelas.

“Saya harap, dengan kegiatan yang dilakukan bersama bisa terus kompak dan bisa bersama-sama melakukan aksi kegiatan bersih lingkungan sekolah. Karena, kita ingin seluruh siswa kompak tanpa ada harus perbedaan,”tutupnya. (*)

 

Pos terkait