Asmadi menambahkan, pihaknya juga mengajak kepada staff sekolah untuk peduli terhadap lingkungan sekolah, jadi bukan hanya siswa saja yang di tekankan untuk bisa menerapkan PBHLS di sekolah tetapi seluruh staff sekolah dan juga para guru ikut menjalankan program PBHLS yang bisa membuat sekolah sehat dan bersih.
”Bukan hanya sekedar selogan bahwa SDN Kutabumi II adalah sekolah PBHLS, tetapi kita jalankan bukti nyata bahwa PBHLS harus menjadi kegiatan wajib dan di jalankan oleh seluruh warga SDN Kutabumi II. Tidak ada alesan apapun, karena ini sangat penting bagi semua dan bukan kepentingan saya,”paparnya.
Ia menjelaskan, para siswa sudah mempunyai jadwal tersendiri dalam menjalankan PBHLS, mereka menjalankan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah setiap Jumat pagi. Hal tersebut, bertujuan untuk mengajak mereka terbiasa dan juga bisa melakukan kebersamaan dalam kegiatan PBHLS.
”Saya selalu mengingatkan kepada siswa untuk bisa membuang sampah pada tempatnya, sehabis jajan wajib membuaang sampah pada tempatnya agar tidak berserakan di halaman sekolah. Selain itu, sebagai pembelajaran kepada siswa agar mereka bisa komitmen untuk bisa menjaga lingkungan sekolah mereka agar tetap bersih dan sehat. Karena, ini untuk kebersamaan,” tutupnya.(ran)










